Jakarta - Listrik prabayar adalah salah satu inovasi Perusahaan Listrik Negara (PLN) bagi para pelanggan setianya. Pelanggan hanya perlu membeli voucher (token) lalu memasukkan nomor token yang telah dibeli ke meteran listriknya. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) sekarang telah mendukung pembelian voucher listrik prabayar melalui jaringan ATM atau ATM Non Tunai (ANT)-nya yang dikenal paling luas di Indonesia. Nasabah BCA yang menjadi pelanggan listrik prabayar dapat membeli voucher berkali-kali (tidak dibatasi), sesuai kebutuhannya. Langkah-langkah yang akan dilakukan nasabah BCA dalam pembelian voucher listrik prabayar melalui ATM BCA non tunai adalah sebagai berikut: Masukkan PIN > Pilih "Transaksi Lainnya" > Pilih "Voucher Isi Ulang" > Pilih "Lainnya" > Pilih "PLN Prepaid" > Masukkan 11 Digit Nomor Token Meteran Listrik > Memilih Nominal Token (20 ribu, 50 ribu, 100 ribu, 250 ribu, 500 ribu, atau satu juta rupiah) > Konfirmasi Nomor Token (benar/salah) > Selesai, Mendapatkan Struk. 20 digit nomer token yang tercetak di struk harus diinput di meteran listrik di rumah, untuk mengisi KWH. Meteran KWH ini akan berkurang seiring pemakaian, serta akan mengeluarkan bunyi alarm saat KWH-nya hampir habis. Tarif listrik prabayar ini setara dengan Tarif Dasar Listrik (TDL), sehingga pelanggan tidak perlu khawatir membayar lebih mahal. Keuntungan lainnya, pelanggan tidak perlu membayar abonemen bulanan, tidak perlu khawatir akan kesalahan pencatatan dari petugas. Listrik prabayar juga dapat menghemat tagihan listrik pelanggan, karena penggunaan listrik bisa diatur. Nasabah BCA yang dapat menikmati listrik prabayar saat ini adalah yang berada di Pulau Jawa (termasuk Madura), Bali, Sumatera Utara, Kalimantan Timur dan Nusa Tenggara Timur. Ke depan, cakupan areanya akan bertambah secara bertahap. BCA, yang memiliki nasabah lebih dari 9 juta rekening dan hampir 7.000 mesin ATM di seluruh Indonesia (per September 2010), sangat mendukung target PLN mencapai dua juta pelanggan listrik prabayar di tahun 2011. Dengan semua keuntungan tersebut dan mudahnya pembelian voucher lewat ATM BCA, apakah nasabah BCA siap berpindah ke listrik prabayar?
Sampaikan tanggapan Anda melalui email : beritabca@detik.com
(adv/adv)