Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo), tahun 2010 penjualan city car di Indonesia melesat sebanyak 469,9 persen dibandingkan tahun 2009, yaitu dari 2.912 menjadi 16.597 unit. Meningkatnya penjualan "si kecil" ini menunjukkan pergeseran selera konsumen ke arah mobil yang kecil, lincah dan irit BBM. Terutama bagi masyarakat kota yang menghadapi kemacetan dan kepadatan jalanan, keunggulan city car menjadikan mobil tipe ini seperti bintang kecil yang melesat kepopuleran dan penjualannya.
Salah satu merk bintang kecil ini yang memang juga sedang melesat kepopulerannya adalah Nissan March. Awalnya target penjualan city car ini adalah 750 unit per bulan. Namun sejak Desember 2010 hingga akhir Januari 2011 kemarin Nissan March telah dipesan lebih dari 3.000 unit.
Sebagai city car, Nissan March terbilang hemat BBM karena dengan 1 liter bensin, mobil bermesin 1.200 cc ini sudah bisa menempuh 21,8 km (menurut hasil tes salah satu majalah otomotif terkemuka di Indonesia). Terlebih lagi Nissan March tidak mengorbankan model eksterior dan interior yang modern, sesuai dengan karakteristik orang kota. Selain itu ruang di dalam Nissan March tetap lapang sehingga pengemudi dan penumpang bisa tetap nyaman.
Harga Nissan March yang relatif murah (Rp 139,8 juta; harga on the road) dibandingkan city carlain juga memungkinkan anak muda dan keluarga kecil, yang kemampuan ekonominya baru meningkat, dapat segera menikmati pengalaman memiliki mobil sendiri.
Sembari masyarakat kota menunggu diperbaikinya infrastruktur jalanan, city car seperti Nissan March menjadi solusi yang tepat karena kecil, lincah dan irit BBM. Paling tidak dengan city car, Anda yang hidup di kota tidak terlalu pusing dengan macetnya dan padatnya jalanan. (adv/adv)











































