Berkaitan dengan itu, Presiden Direktur PT Saratoga Investama-Sedaya Sandiaga Uno mengungkapkan testimoninya mengenai Garuda Indonesia. Menurutnya, kisah bangkitnya Garuda Indonesia adalah kisah yang sangat melankolik. Dari perusahaan yang hampir bangkrut, kemudian melakukan berbagai program restrukturisasi dan transformasi hingga akhirnya bangkit, meraih untung, dan mencapai titik kulminasi dengan melaksanakan IPO.
Sandiaga mengalami sendiri perubahan-perubahan di Garuda Indonesia. Ia yang merupakan Garuda Frequent Flyer merasakan Garuda Indonesia jauh lebih on time. Ia juga merasakan sambutan hangat dari Garuda Indonesia sejak dari memesan tiket, merasakan lezatnya makanan khas Indonesia dalam pesawat, serta interior dan seragam pramugari yang baru, yang merupakan bagian dari Garuda Indonesia Experience.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Garuda Indonesia yang merupakan maskapai Indonesia pertama yang melakukan IPO juga mendapatkan first mover advantage, menurut Sandiaga. "Garuda Indonesia akan mendapatkan pencitraan yang baik, dan menjadi benchmark bagi maskapai-maskapai lainnya".
Harapan dan optimisme akan masa depan Garuda Indonesia sangat terasa saat Sandiaga mengatakan apa harapannya terhadap Garuda Indonesia. "Garuda Indonesia bukan hanya jadi juara di dalam negeri. Garuda Indonesia harus jadi yang disegani di internasional, minimal di Asia Tenggara. Oleh karena itu, masyarakat Indonesia harus terus mendukung Garuda Indonesia dalam jangka panjang"
Dalam kesempatan bincang-bincang yang sama, CEO Jamsostek H. Hotbonar Sinaga juga mengungkapkan optimisme tentang Garuda Indonesia. Jamsostek yang merupakan salah satu investor institusi dari Garuda Indonesia telah melakukan kajian mendalam sebelum membeli sebagian saham Garuda Indonesia.
"Sebelum memutuskan untuk berinvestasi, Jamsostek menggunakan 4 eyes principles, yaitu kajian manajemen resiko dari internal Jamsostek dan dari Divisi Analisa Portofolio Direktorat Investasi. Hasil kajian tersebut menunjukkan bahwa prospek Garuda Indonesia sangat bagus!", ungkap Hotbonar. Hotbonar mengatakan bahwa Jamsostek akan menjadi investor berkualitas, yang akan berkomitmen menjadi investor dalam jangka panjang, 2-3 tahun ke depan. (adv/adv)










































