BSM Gelar UMKM Awards 2010

BSM Gelar UMKM Awards 2010

- detikNews
Rabu, 22 Des 2010 08:58 WIB
BSM Gelar UMKM Awards 2010
Jakarta - Suasana santai terlihat di lantai II lobi Hotel Atlet Century. Di situlah nasabah Bank Syariah Mandiri (BSM) berbincang akrab sambil menunggu proses penjurian. Nasabah yang berjumlah 36 orang itu adalah pelaku industri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang kemarin mengikuti seleksi BSM UMKM Awards 2010.

Mereka datang dari berbagai kota di Indonesia sebagai finalis BSM UMKM Awards 2010. Untuk tahap final, para nasabah akan diwawancara oleh tim juri yang terdiri atas: Bpk. Syakir Sula (Masyarakat Ekonomi Syariah/MES), Ibu Nining I Susilo (UMKM Center FEUI), Bpk. M Akmal (Kadin), Bpk. Pariaman Sinaga (Deputi Kementerian Koperasi dan UKM), dan Bpk. Iman Hendargo (Deputi Kementerian Lingkungan Hidup).

Penyelenggaraan BSM UMKM Awards ini merupakan yang ketiga. Penghargaan ini diberikan kepada nasabah BSM yang merupakan pelaku industri UMKM. Puncak acara digelar pada hari Kamis, 23 Desember 2010 di Jakarta Convention Center. Acara BSM UMKM Awards ini merupakan rangkaian peringatan Milad BSM ke-11 yang jatuh pada 1 November 2010.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

BSM UMKM Awards ini diselenggarakan dalam rangka mewujudkan misi perusahaan yang kedua yakni mengutamakan penghimpunan dana konsumer dan penyaluran pembiayaan pada segmen UMKM. Selain itu, penghargaan kepada UMKM ini juga merupakan bagian dari tujuan perusahaan dalam rangka ikut meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia. Apalagi tekad BSM adalah ikut berperan dalam mewujudkan Better Legacy for Better Indonesia.

Direktur Utama (Dirut) BSM, Bpk. Yuslam Fauzi menyatakan filosofi diselenggarakannya BSM UMKM Awards adalah kondisi riil bangsa Indonesia. Data Indeks Pembangunan Manusia (Human Development Index) Indonesia pada 2009 menunjukkan peringkat Indonesia berada di urutan ke-111 dari 182 negara di dunia. Peringkat itu secara tidak langsung menyatakan indeks pembangunan manusia Indonesia di bawah rata-rata. Penyebab rendahnya indeks IPM adalah rendahnya indeks GDP ( peringkat ke-121) dan Gross Enrollment ( peringkat 111).

Merujuk data tersebut, salah satu cara untuk meningkatkan kesejahteraan bangsa Indonesia adalah meningkatkan perekonomian dan pendidikan. Khusus untuk ekonomi, maka fokus peningkatan perekonomian harus diarahkan kepada pelaku bisnis di mana pelakunya merupakan mayoritas yakni industri UMKM. Itulah peran bank selaku lembaga intermediasi: yakni menyalurkan pembiayaan ke sektor UMKM.

Fither H. Silalahi, peserta asal Sumatra mengatakan sangat senang menjadi finalis BSM UMKM Awards. Fither menyatakan dia bangga karena biarpun dia non-Muslim, BSM bisa membantu dia mengembangkan usaha perkebunannya di Siantar, Sumatra Utara. ”Kami bangga karena bank syariah itu terbuka untuk siapa saja dan mau membantu kami pengusaha kecil,” kata dia.

Pada penyelenggaraan BSM UMKM Awards ketiga tahun ini, ada tiga kategori penghargaan yang diberikan, yakni:

Umum



Untuk kategori Umum BSM memberikan delapan (8) penghargaan masing-masing kepada:

Bank Perkreditan Rakyat Syariah

Koperasi Jasa Keuangan Syariah/ KSU/BMT/Kopsyah

Kopkar BUMN/BUMD

Kopkar PNS, TNI, dan Polri

Kopkar Swasta

Sektor Riil Kecil

Sektor Riil Menengah

Sektor Riil Mikro



Untuk masuk dalam kategori Umum, kualifikasi yang harus dipenuhi adalah sebagai berikut:

Telah menjadi debitur BSM minimal 3 tahun.

Memiliki kolektibilitas lancar selama dua tahun terakhir di BSM.

Memiliki laporan keuangan periode tahun 2007, 2008, dan 2009.

Membukukan laba pada tahun buku 2007, 2008 dan 2009 (dalam jumlah berapa pun).

Nasabah tidak pernah masuk NPF selama 3 tahun terakhir, berdasarkan Hasil BI Checking per Oktober 2010.

Setiap individu Pengurus terakhir debitur tidak pernah NPF selama 3 tahun terakhir





Khusus



Penghargaan untuk kategori Khusus diberikan kepada nasabah pembiayaan program, yakni:

Program DNS-KLH

Program KUR

Program SUP005



Adapun kriteria nasabah UMKM untuk kategori Khusus adalah

Telah menjadi debitur BSM minimal 1 tahun dengan fasilitas pembiayaan program

Memiliki Kolektibilitas lancar selama satu tahun terakhir

Nasabah tidak pernah masuk NPF selama 1 tahun terakhir, berdasarkan hasil BI Checking per Oktober 2010.

Setiap individu Pengurus terakhir tidak pernah NPF selama satu tahun terakhir.



Green UMKM.



Tahun ini, BSM menambah satu lagi kategori dengan Green UMKM. Penghargaan ini diberikan kepada nasabah UMKM yang paling peduli dan memberi kontribusi besar terhadap upaya penyelamatan lingkungan. Penghargaan ini bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup.

Kandidat UMKM Award 2010 adalah debitur BSM dan diusulkan oleh seluruh cabang BSM. Setiap kategori memiliki tiga finalis. Sehingga total finalis yang akan mengikuti penjurian di Jakarta berjumlah 36 debitur.

Mereka telah hadir di Jakarta untuk mengikuti penjurian pada tanggal 21-22 Desember 2010 dan mengunjungi beberapa tempat bersejarah seperti Museum Nasional dan Gedung Joang 45. Selain itu mereka juga diajak berkunjung ke nasabah BSM di Kabupaten Tangerang yang sukses mengembangkan bisnis berorientasi lingkungan.

BSM berharap penghargaan seperti ini dapat memacu produktivitas dan kualitas bisnis nasabah sehingga bisnis mereka bisa berdampak pada perekonomian masyarakat di wilayah sekitarnya. (/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads