Membaca Selera Publik Politik Indonesia Melalui Karya Anas Urbaningrum

Jelang Kongres II PD

Membaca Selera Publik Politik Indonesia Melalui Karya Anas Urbaningrum

- detikNews
Kamis, 20 Mei 2010 10:06 WIB
Membaca Selera Publik Politik Indonesia Melalui Karya Anas Urbaningrum
Jakarta - Rasanya tidak berlebihan jika kita menyebut Anas Urbaningrum sebagai salah seorang intelektual politik yang dimiliki Indonesia. Pasalnya Anas sangat produktif dalam menghasilkan karya akademis. Belum genap satu minggu pidato kebudayaannya yang bertajuk "Membangun Budaya Demokrasi" dilaksanakan, kini pria berusia 40 tahun ini kembali mewarnai dunia akademis dengan peluncuran bukunya yang berjudul "Revolusi Sunyi: Mengapa Partai Demokrat dan SBY Menang Pemilu 2009".

Buku ini membuktikan bahwa Anas bukanlah sekadar politisi yang tidak melandasi tindakannya dengan teori politik. Ia adalah intelektual organik yang dilengkapi dengan pengalaman sebagai aktivis dan pengetahuan intelektual. Wajar saja demikian, jika kita melihat rekam jejak anak desa Ngaglik ini maka kita akan mendapati sosok politisi muda yang lengkap. Ia adalah mantan ketua organisasi mahasiswa berskala nasional yang juga merupakan lulusan terbaik ilmu politik Universitas Airlangga.

Latar belakang tersebut menjadikan kita paham akan produktivitasnya yang tinggi dalam kancah akademis, meskipun kini kita mengenal Anas sebagai seorang politisi dari partai terbesar di Indonesia. Buku buah karya Anas yang ke-sepuluh ini menggambarkan dengan jelas lika-liku kemenangan Demokrat dan SBY pada kali ke tiga pemilu demokratis di Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Membaca buku ini membuat kita tidak sekadar membaca kemenangan Demokrat, tetapi isinya secara implisit membuat kita paham tentang latar belakang penulisnya, karena buku ini juga memuat bab tentang kemenangan PDIP dan Golkar di Pemilu sebelumnya. Dari sana terlihat bahwa sang penulis adalah orang yang paham mengenai Pemilu dan menjadi aktor di dalamnya.

Anas yang juga mantang anggota KPU ini dalam bukunya memaparkan dengan apik mengenai perilaku pemilih di Indonesia. Hal tersebut diamini oleh ahli peneliti utama LIPI, Siti Zuhro. "buku ini bisa menjadi pelajaran bagi partai dan para politisi tentang selera publik politik Indonesia" kata siti mengenai buku karya Anas. Komentar positif mengenai buku tersebut juga diungkapkan Andrinof Chaniago. Ia mengatakan buku karya Anas menyadarkan partai dan caleg akan pentingnya cara-cara kampanye modern.
(adv/adv)


Berita Terkait