Dari 40,8 persen responden yang telah menyatakan sikap, diketahui bahwa peserta kongres yang akan memilih Anas Urbaningrum (AU) jumlahnya lebih banyak dibandingkan yang akan memilih AM. Jika yang memilih AU sebanyak 19 persen dari total responden, lain halnya dengan pemilih AM yang hanya berkisar di angka 10,4 persen. Tentu angka tersebut mematahkan semua klaim yang dilakukan kubu AM. Bahkan, pihak AM dengan sangat percaya diri menawarkan cara aklamasi untuk memilih ketua umum PD karena yakin telah didukung oleh lebih dari 80 persen peserta kongres.
Sayangnya kini ide aklamasi yang berangkat dari klaim telah memperoleh 80 persen dukungan DPC dan DPD itu harus ditimbang kembali. Jangan-jangan kubu AM salah menghitung. Pasalnya, jelas hasil survey KCI yang dirilis di Warung Daun, Senin (17/5) mengungkap bahwa lebih dari 50 persen pemilih belum menentukan pilihannya dan sisanya kebanyakan memilih Anas Urbaningrum. "lima puluh sembilan koma dua persen responden belum memutuskan siapa yang akan dipilih dalam kongres mendatang" ujar Diretur KCI, Barkah Pattimahu pada jumpa pers lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rasanya keyakinan itu sangat berlebihan. Jangan sampai itu menjadi satu pernyataan yang membuat kubu AM tercoreng untuk kedua kalinya setelah klaim 80 persen yang tidak valid" kata Saan Mustopa, jubir tim sukses AU, ketika dimintai tanggapan mengenai hal tersebut.
(adv/adv)











































