Melani Suharli, Wakil Ketua MPR : 'AM Itu Sangat Peduli Gender'

Kongres II Partai Demokrat

Melani Suharli, Wakil Ketua MPR : 'AM Itu Sangat Peduli Gender'

- detikNews
Selasa, 18 Mei 2010 21:37 WIB
Melani Suharli, Wakil Ketua MPR : AM Itu Sangat Peduli Gender
Jakarta - 25 September 2009 lalu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berkunjung ke Ambon. Di Lapangan Pelita, Ambon, Maluku, SBY meresmikan monumen Perdamaian Dunia itu. Andi Mallarangeng (AM) ikut serta. Karena dia sebagai menteri pemuda dan olahraga. Kerumunan ibu-ibu menyemut memadati pinggir lapangan. Mereka ingin menyaksikan hajatan bersejarah itu. Tapi, kala AM lewat, seorang ibu memanggil. "Pak Andi." AM menoleh. Seorang ibu lagi hamil tua yang memanggilnya. AM menyumbangkan senyum. Kumis tipisnya melebar, tanda dia menyambut hangat panggilan Ibu tadi. "Boleh tolong dielus perut saya ini, biar nanti anak saya seperti Pak Andi," kata ibu itu. AM tertawa kecil. Tanpa pikir panjang, dia menghampiri ibu hamil tadi. Tangannya pun mengelus-elus perut, seperti permintaan ibu tadi. "Makasih Pak Andi ya..," kata ibu tadi dengan logat Ambon kental. Dia senang sekali. 

Kisah itu diceritakan Melanie Leimena Suharli, wakil ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). "Andi itu sosok yang sangat perduli dengan kaum perempuan," katanya. Melani pun bercerita lagi. Kala tahun 2009 lalu, dia masih menjabat sebagai Sekjen Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI). "AM banyak membantu dan selalu menghadiri acara yang kami adakan, itu bukti dia sangat perduli gender," terangnya.

AM yang perduli gender itu, "Bisa jadi keuntungan besar buat Demokrat untuk Pemilu 2014 nanti," terangnya lagi. Kenapa? "Karena kaum perempuan itu adalah pemilih yang sangat fanatik," tukasnya. Apalagi, lanjutnya, ibu-ibu apabila mengidolakan satu figur, dipastikan tak akan berpindah ke lain hati. "AM itu tokoh yang digemari ibu-ibu, jadi bisa mendongkrak suara Demokrat agar makin berkuasa lagi," Melani lagi. 

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pernah pula, kala Melani tergabung dalam "Woman For Exelent", kemudian menyelenggarakan dialog capres-capres. Kebetulan, mereka ingin mengundang SBY. "AM itulah yang sangat membantu, dia komunikatif sekali, berkat dia kami bisa menghadirkan SBY," tukasnya. Bahkan, cerita Melani lagi, AM tak sekadar membantu begitu saja. "Dia sangat aktif sekalilah," tuturnya. Tingkah AM itulah yang membuat Melani yakin kandidat terkuat PD ini sangat menghargai gender.

Lalu, kembali ke Ambon lagi, pas jam makan siang, AM itulah yang mencairkan suasana. Di tengah seluruh pejabat pusat dan daerah, AM mengajak seluruhnya makan dengan menggunakan bahasa Ambon. "Mari katong makang..(ayo kita makan)" kata AM, cair sekali. "AM itu, di daerah mana dia berada, dia mampu menjadi orang daerah itu, itu kelebihan yang luar biasa," ujarnya lagi.

Satu lagi, kata Melanie lagi, AM itu juga sosok yang sangat menghargai senioren. "Dia kalau memberi kata sambutan, pasti selalu menyebutkan nama-nama senior lebih dulu, itu sebuah penghargaan sekali," tuturnya. Karena, bagi Melani sangat jarang dia menemui orang yang memberi penghormatan tinggi buat seniornya. "Makanya AM sangat cocok memimpin Demokrat," tukasnya. (irw) (adv/adv)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait