Tapi Nachrowi tegas mengurai bentuk dukungan itu bukanlah sebagai kehendak untuk intervensi, "Kami menyampaikan dukungan moral saja bahwa memang sosok Andi itu sangat layak menjadi ketua umum Demokrat," tukasnya lagi.
Angkatan '73 inilah dimana SBY berasal. Selain SBY, nama-nama tenar seperti Agus Wirahadikusumah, Bondan Gunawan dan Saurip Kadi juga tergolong di kelompok ini. Sedangkan ‘Paguyuban Akabri Angkatan 1973' saat ini dikomandani oleh Mayjend (Purn) TNI Cornel Simbolon. SBY sendiri adalah prajurit terbaik dalam angkatan '73 itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, "Keluarga Cikeas juga mendukung ke AM," tambah Ramadhan Pohan, sekretaris Tim Pemenangan "AM for PD-1". Dia juga membantah soal perpecahan di keluarga Cikeas soal dukungan terhadap kandidat PD. "Itu tidak benar sama sekali," terangnya. Sebelumnya, Ahmad Mubarok, tim sukses Anas Urbaningrum sempat membeberkan ke berbagai media soal dukungan dari keluarga Cikeas yang terpecah. "Sangat disayangkan adanya komentar seperti itu," kata Ramadhan lagi.
Justru, Nachrowi menyambung, dari kalangan DPC dan DPD se-Indonesia, dukungan buat AM sudah mencapai 86 persen. "Kami tim pemenangan menjumpai semua DPC dan DPD se-Indonesia dalam waktu sebulan. 86 persen tandatangan dukungan diperoleh. Yang kita sentuh adalah hati. Kalau ada perubahan meningkat, itu realita. Kalau ada yg bertamu ke tempat lain, tidak masalah," tandas Nachrowi yang juga Ketua DPD DKI Jakarta itu.
Maraknya dukungan ke AM ini, makin membuat legitimasi pria mantan sekretaris umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fisipol UGM itu makin kuat. "AM itu bukan haus kekuasaan, yang diinginkan AM bukan kekuasaan, tapi pengabdian," tambah Nachrowi lagi. (irw)
(adv/adv)











































