Seluruh Angkatan SBY Bulat Dukung AM

Kongres II Partai Demokrat

Seluruh Angkatan SBY Bulat Dukung AM

- detikNews
Senin, 17 Mei 2010 21:00 WIB
Seluruh Angkatan SBY Bulat Dukung AM
Jakarta - Semakin mendekati Kongres II Partai Demokrat, 21-23 Mei 2010, dukungan buat Andi Mallarangeng makin mengucur terus.  Dari pihak eksternal PD, dukungan juga datang dalam beragam bentuk rupa. Yang paling anyar berasal dari kalangan TNI Angkatan '73. "Kami dari angkatan '73 bulat mendukung Andi Mallarangeng menjadi ketua umum Partai Demokrat," tegas Mayjend (Pur) Nachrowi Ramli di Jakarta (16/05). "Di Akabri, saya satu angkatan dengan Pak SBY, angkatan 73. (Sebanyak) 80 lulusan Akabri Angkatan ‘73 mendukung Pak Andi Mallarangeng. Kami cinta Pak SBY. AM mampu menangkap pemikiran Pak SBY dengan lengkap dan cerdas," tegasnya.

Tapi Nachrowi tegas mengurai bentuk dukungan itu bukanlah sebagai kehendak untuk intervensi, "Kami menyampaikan dukungan moral saja bahwa memang sosok Andi itu sangat layak menjadi ketua umum Demokrat," tukasnya lagi.

Angkatan '73 inilah dimana SBY berasal. Selain SBY, nama-nama tenar seperti Agus Wirahadikusumah, Bondan Gunawan dan Saurip Kadi juga tergolong di kelompok ini. Sedangkan ‘Paguyuban Akabri Angkatan 1973' saat ini dikomandani oleh Mayjend (Purn) TNI Cornel Simbolon. SBY sendiri adalah prajurit terbaik dalam angkatan '73 itu.

Fakta inilah yang membuat sinyal SBY mendukung AM makin tak terbantahkan. "Sinyal dari SBY tidak perlu diinterpretasikan, tapi laksanakan!," ujar Nachrowi.  "Dorongan moril ini sangat membantu. Ini pertanda Pak AM didukung bukan hanya oleh kader Demokrat yang punya suara saja. Tetapi untuk seluruh masyarakat Indonesia," Nachrowi lagi.

Selain itu, "Keluarga Cikeas juga mendukung ke AM," tambah Ramadhan Pohan, sekretaris Tim Pemenangan "AM for PD-1". Dia juga membantah soal perpecahan di keluarga Cikeas soal dukungan terhadap kandidat PD. "Itu tidak benar sama sekali," terangnya. Sebelumnya, Ahmad Mubarok, tim sukses Anas Urbaningrum sempat membeberkan ke berbagai media soal dukungan dari keluarga Cikeas yang terpecah. "Sangat disayangkan adanya komentar seperti itu," kata Ramadhan lagi.

Justru, Nachrowi menyambung, dari kalangan DPC dan DPD se-Indonesia, dukungan buat AM sudah mencapai 86 persen. "Kami tim pemenangan menjumpai semua DPC dan DPD se-Indonesia dalam waktu sebulan. 86 persen tandatangan dukungan diperoleh. Yang kita sentuh adalah hati. Kalau ada perubahan meningkat, itu realita. Kalau ada yg bertamu ke tempat lain, tidak masalah," tandas Nachrowi yang juga Ketua DPD DKI Jakarta itu.

Maraknya dukungan ke AM ini, makin membuat legitimasi pria mantan sekretaris umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fisipol UGM itu makin kuat. "AM itu bukan haus kekuasaan, yang diinginkan AM bukan kekuasaan, tapi pengabdian," tambah Nachrowi lagi. (irw)

(adv/adv)


Berita Terkait