Menurut Nachrowi, Kongres hanya sasaran antara. "Pemilu 2014 sasaran utamanya," tegasnya. Justru, sambung purnawirawan tentara Angkatan 1973 ini, AM minta agar Kongres nantinya berjalan aman, tertib, lancar, sesuai dengan tujuan. "AM justru harapkan Kongres menghasilkan persatuan partai, bukan perpecahan," tukasnya lagi.
Namun, di sisi lain, sejumlah pihak terus melancarkan serangan kampanye hitam yang merusak citra AM. "Tim AM tidak akan lakukan money politics, black campaigne (kampanye hitam), kami tidak pernah mengkarantina DPC, tidak lakukan ancaman pada ketua-ketua DPC, intimidasi, itu tidak pernah kami lakukan," sambung Ramadhan Pohan, sekretaris pemenangan "AM for PD-1" di Jakarta.
Menurut Nachrowi, kemenangan AM sebenarnya sudah didepan mata. Dukungan, katanya, sudah mencapai 86 persen yang dikantongi. "Dan terus menanjak," ujarnya. Dan, pria yang satu angkatan dengan SBY itu melanjutkan, dukungan itu berbentuk tanda tangan secara resmi dari seluruh DPC se-Indonesia. "Yang kita sentuh adalah hati, hati yang sudah tandatangan mengarah ke kami," bebernya lagi.
Tapi, Nachrowi menegaskan setiap DPC yang sudah mendukung AM, tidak dilarang bertamu ke kandidat lain. "Kami tidak pernah melarangnya," tegasnya. Justru, bagi kubu AM kandidat lain akan dirangkul untuk bersama-sama membesarkan PD. "Kita menyesalkan pihak yang banyak menyerang AM, intervensi, kami sarankan untuk segera tinggalkan arena," tandas Nachrowi lagi. Intinya, "Mereka melakukan segala cara agar AM gagal pimpin PD kedepan, karena mereka tahu PD akan bertambah besar jika dipimpin AM," tukasnya. (irw) (adv/adv)











































