Anas Lemah, AM Harapan Buat Demokrat Bangkit

Kongres II Partai Demokrat

Anas Lemah, AM Harapan Buat Demokrat Bangkit

- detikNews
Jumat, 14 Mei 2010 06:58 WIB
Anas Lemah, AM Harapan Buat Demokrat Bangkit
Jakarta - Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Hayono Isman, mengaku kecewa berat dengan kinerja Anas Urbaningrum dan Marzuki Alie di DPR. Dia menilai kinerja keduanya masih belum membuat PD bangga. "Dalam hal manuver politik di parlemen, PD kalah gesit, itu salah fraksi, dan kenyataannya ketua DPR belum mampu merangkul para wakil ketuanya. Ini secara langsung berpengaruh di parlemen," papar Hayono dalam gelaran diskusi "Kiprah Partai Demokrat di Parlemen" di Jakarta, Selasa (11/05) lalu.

Menurutnya, PD pada pemilu 2004 lalu, hanya punya 56 kursi, "Tapi kinerjanya lebih kompak dan solid dibanding 2009 yang memiliki 148 kursi," tuturnya. Sebagai pemenang pemilu, katanya lagi, PD nyatanya malah selalu keteteran melulu dalam bermanuver politik.

Yang paling tragis, cerita Hayono lagi, kala Pansus Century. "Ada isu uang Rp 1 triliun lebih mengalir ke tim kampanye (SBY). Isu sudah berkembang ke opini. Fraksi saya sendiri tidak mendorong ini cepat tuntas. Kami yakin tidak ada uang yang mengalir ke Partai Demokrat dan tim kampanye dan Sri Mulyani tidak bersalah dibuktikan dengan proses hukum. Hanya, fraksi saya tidak bergerak intens ke situ. Yang gencar itu malah PDIP dan Golkar," terangnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hayono pun tak segan mengkritik kinerja Ketua Fraksi PD, Anas Urbaningrum. "Kinerja Anas masih belum memuaskan. Anas ditempatkan sebagai Ketua Fraksi tidak dilihat dari pengalamannya di DPR tapi diharapkan dia bisa learning by doing. Tidak menutup bahwa akibat hal itu, kami kalah manuver di parlemen," tegasnya. "Fraksi adalah etalase untuk melihat bagaimana performa partai dalam perpolitikan nasional. Tapi fraksi Demokrat tak mampu bersaing dengan fraksi lain, termasuk membela dirinya sendiri," urainya. "Tak ada gunanya pimpinannya (Anas-red) dikenal publik tapi tak mampu membela kepentingannya sendiri," Hayono lagi. Kedepan, tambahnya, PD harus lebih cerdas dan lebih profesional. Karena itu, dia berharap pengurus DPP yang terpilih pada Konggres II mendatang harus melakukan evaluasi atas kinerja fraksi ini.

Fakta itulah yang membuat Hayono menaruh harapan besar buat AM untuk memimpin PD. "AM yang terbaik dari kandidat yang ada," tukasnya. AM, menurutnya, mampu menjalankan benar mesin partai mulai dari tingkat pusat sampai anak ranting. "Saya yakin jika Andi memimpin, ke depan, akan menjadi partai modern, karena pemimpinnya muda, merah putihnya tidak diragukan, serta didukung oleh tim yang profesional," katanya tegas. (irw) (adv/adv)


Berita Terkait