Petang hari, dia tiba di "Proklamasi", sebutan akrab untuk istilah posko tim AM. Dari Cirebon, dia sengaja naik kereta api. Sesampainya di "Proklamasi", dia langsung membagikan tape ketan itu kepada orang-orang. Kebetulan, hari itu "Proklamasi" ramai dipenuhi orang-orang tim sukses AM. "Ini tape kesukaan Pak Andi," kata Toto. Memang, Toto punya sejarah tersendiri soal tape ketan itu. Dia pun bercerita, AM memang sangat menyukai sekali tape ketan khas Cirebon itu. "Dulu, sewaktu pilpres, Pak Andi saya beri suguhan tape ketan, dia ketagihan," ceritanya.
Karena tahu Andi doyan tape itulah, Toto sengaja membawa dua ember tape ketan, di malam itu. Sayang, Toto tak sempat bertemu Andi. Waktu itu, sang kandidat PD-1 itu tengah berada di Solo, Jawa Tengah, acara silaturahmi dengan pengurus Demokrat sana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lewat tape ketan itulah, Toto menyampaikan pesan. Dia menyatakan sangat men-suport AM untuk memimpin Demokrat ke depan. "Saya menyampaikan salam 40 PAC dan 424 Ranting Demokrat di Cirebon untuk mendukung Pak Andi," tegasnya. Mengapa pilihannya ke AM? "Karena dia orangnya ganteng, cerdas, brilian, dan familiar," ujar Toto sambil tersenyum ringan.(irw) (adv/adv)











































