Anas datang, Andi bangkit dari duduknya. Dia menyalami Anas dengan penuh keakraban. Andi terlihat santai, sementara Anas sedikit kikuk, senyum yang tersungging dibibirnya, agak terlihat dipaksa. Bukan apa-apa, mereka berdua baru pertama kali bertemu sejak gembar-gembor pencalonan keduanya sebagai ketua umum Demokrat.
Di podium depan, Vence Rumangkang, salah satu pendiri PD, lagi memberi sambutan. Dia terlihat senang Andi menyambut hangat Anas. "Inilah ketua umum beserta sekjend-nya," ujarnya tatkala melihat Andi dan Anas duduk berdampingan. Kemudian dia bilang lagi, "Andi sebagai ketua dan Anas sekjend sangat ideal buat Demokrat," ujarnya. Tepuk tangan seluruh kader Demokrat yang memadati Ball Room Hotel Sahid, Jakarta (6/05), langsung menggema, tanda setuju. Vence berkata lagi,"Keduanya kader-kader Demokrat yang masih muda dan terbaik, ini sangat bagus buat Demokrat," tuturnya lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak heran, sebagai pendiri Demokrat, Vence berharap, "Bila duet ini terjadi, Demokrat akan solid sekali," tuturnya lagi. (irw) (adv/adv)











































