Siapa Sesungguhnya Yang Diinginkan SBY?

Kongres II Partai Demokrat

Siapa Sesungguhnya Yang Diinginkan SBY?

- detikNews
Selasa, 11 Mei 2010 13:53 WIB
Siapa Sesungguhnya Yang Diinginkan SBY?
Jakarta - Tidak bisa dipungkiri, untuk bisa menjadi ketua umum Partai Demokrat, restu dari Ketua Dewan Pembina, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sangatlah mutlak. Restu itu agaknya sudah diberikan kepada Andi Mallarangeng. Ketua umum Partai Demokrat dipilih oleh peserta kongres yang memiliki hak suara sebanyak 526 suara. Hak suara itu bersumber dari seluruh DPD dan DPC se-Indonesia.

Sekretaris Tim Pemenangan AM For PD-1, Ramadhan Pohan, menguraikan bahwa restu SBY sangat menentukan dalam kongres II PD di Bandung, Jawa Barat, 21-23 Mei 2010 mendatang. Pasalnya, sambung Ramadhan, kader-kader Demokrat sangat loyal terhadap SBY. "Tak heran kandidat yang mendapat restu dari SBY, yakni Andi Mallarangeng, juga mendapat tempat bagi kader-kader Demokrat," katanya pada sebuah gelaran diskusi di Jakarta, Minggu (9/5) lalu.

Karena itulahΒ hampir mayoritas tokoh PD maupun anggota DPR dari FPD berbondong-bondong menyatakan dukungannya pada Andi. Bahkan, lanjutnya, putra SBY satu-satunya yang terjun ke politik, Edhie Baskoro, melakukan konsolidasi terhadap kader-kader Partai Demokrat di seluruh daerah untuk mendukung Andi. "Andi Mallarangeng sendiri sangat loyal terhadap Pak SBY. Tugas seberat apa pun yang diperintahkan kepadanya akan dilaksanakan sebaik mungkin," katanya. "Seandainya jika Pak SBY minta Andi mundur dari pencalonan pun, dia akan mundur, tanpa harus bertanya apa alasannya," tegasnya lagi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketua DPC Demokrat Kabupaten Sampang, Madura, Haryono Abdul Bari menimpali, untuk membaca restu itu sangat gampang. "Tidak mungkin Pak SBY ngomong dia mendukung si anu, nggak mungkin begitu," tandasnya. Ibas yang aktif mendukung AM, sambungnya, sudah simbol bahwa SBY merestui AM. Kader Demokrat, sambungnya lagi, jangan berpikir seperti anak kecil lagi. "Kalau kita dewasa, sudah bisa berpikir kesana, nggak mungkin SBY membiarkan anaknya salah pilih, mana ada orangtua mau anaknya salah," tukasnya lagi.

Kader Demokrat, sambungnya lagi, jangan berpikir seperti anak kecil lagi. "Kalau kita dewasa, sudah bisa berpikir kesana, nggak mungkin SBY mengijinkan anaknya salah jalan, mana ada orangtua mau anaknya salah jalan," tukasnya lagi. Inilah yang juga membuat Willem Indey, wakil ketua DPC Papua, berujar, "Baiknya Andi itu dipilih secara aklamasi saja," tegasnya. Sebastian, Ketua DPC Lembata, Nusa Tenggara Timur juga setuju. (amn) (adv/adv)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads