Begitu tiba di tanah Papua, kedatangan AMdisambut hangat oleh DPD Papua dan Papua Barat. Sejak pukul 18.00 WIT, mereka kemudian menggelar ramah tamah di Ball Room Swiss-Bell Hotel, Jayapura.
Di acara itu, Ketua DPD Papua, Lukas Enembe, dalam sambutannya mengatakan tak ragu lagi memberikan dukungan buat AM. "Karena Pak Andi sudah menginjakkan kaki di tanah Papua, kalau minta dukungan mesti datang ke Papua," ujarnya dengan logat khasnya. Hal serupa diutarakan Ketua DPD Papua Barat, Robby Nouw. Dia bahkan sudah menginstruksikan untuk memilih AM. Robby juga berharap AM mampu memberikan perbaikan birokrasi dan fasilitas di tubuh PD, bila nantinya terpilih sebagai ketua umum.
Dari 30 DPC Papua yang ada, 27 diantaranya ikut hadir di acara itu. Sementara dari Papua Barat, 8 dari 12 DPC turut serta. Tapi yang tidak hadir itu hanya kesulitan transportasi. Pasalnya kebanyakan berada di daerah pedalaman propinsi itu.
Sementara itu, AM sendiri tatkala memberi kata sambutan, tak kalah bersemangat. Dengan gaya khasnya, AM mengutarakan bahwa PD harus menjadi partai jangkar yang mensinergikan seluruh elemen masyarakat Indonesia. “Saya tidak akan memisahkan Demokrat dengan ruhnya Demokrat itu sendiri,” tegasnya. Yang dimaksudkan AM, ruhnya Demokrat itu adalah SBY. “SBY harus menjadi figur Dewan Pembina agar diimplementasikan dan dilembagakan,” paparnya lagi.
Yang menarik, di akhir sambutan, AM sempat menyanyikan sebuah lagu tentang tanah Papua. Sontak, lagu itu kemudian diikuti oleh seluruh peserta yang hadir. Suasana khidmat langsung terasa. “Kita sangat tersentuh,” tutur Freddy menanggapi gaya AM itu. (amn) (adv/adv)











































