"Rekapitulasi hitungan manual KPU merupakan acuan baku dan tolak ukur utama hasil penghitungan suara Pemilu. Sebelum itu, belum ada yang layak menyandang predikat sebagai pemenang Pemilu Presiden 2009," ujar Penasihat TKN-MP, Pramono Anung Wibowo di Jakarta, Kamis (9/7).
Menurut Pramono, sikap tersebut merupakan tindakan yang taat hukum. "Kenapa Mega-Prabowo belum menyampaikan (ucapan selamat), karena memang kita harus taat dan tuntuk pada ukuran main, Undang-undang Nomor 42 Tahun 2008," jelas Sekjen DPP PDI Perjuangan ini. Ia juga meminta agar masyarakat luas bersabar menunggu pengumuman resmi dari KPU.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih jauh Megawati menilai pelaksanaan pilpres kali ini jauh dari yang diharapkan. "Pelaksanaan Pemilu Presiden tahun ini berlangsung dengan tampilan demokrasi semu, meninggalkan esensi dan kualitas demokrasi yang sejatinya dipegang teguh seluruh pihak yang terlibat dalam proses maupun saat penyelenggaraan Pemilu, termasuk kandidat pilpres lainnya," ujarnya.
Terkait carut-marutnya DPT danย banyaknya kecurangan selama pilpres 2009 ini, secara moral pasangan Mega-Prabowo menyerahkan kepada masyarakat untuk menilai legitimasi hasil pilpres 2009 nanti. "Semua kami serahkan sepenuhnya kepada rakyat untuk menilainya," imbuh Pramono Anung. (adv/adv)











































