Oleh karenanya, dengan beroperasinya Jembatan Suramadu, Mega-Prabowo berharap masyarakat termasuk yang paling miskin mampu menggunakan sarana jembatan ini. "Dengan demikian, jembatan Suramadu semestinya bukan seperti jembatan tol yang mengharuskan penggunanya dipungut biaya," demikian rilis yang diterbitkan oleh Mega Prabowo Media Centre.
Selain itu, pengguna jembatan tidak perlu dibatasi, misalnya hanya untuk kendaraan beroda empat atau lebih. Semua boleh melewat jembatan ini, termasuk sepeda motor, kereta dorong dan pejalan kaki. Bahkan bagi mereka perlu ada upaya menjaga keselamatannya saat menggunakan jembatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
usaha-usaha yang berpotensi mematikan usaha kecil dan menengah dari penduduk setempat, di lain pihak pemerintah perlu mendorong bagi perkembangan usaha kecil dan menengah masyarakat lokal.
Pasangan Mega-Prabowo menilai pengoperasian jembatan ini tidak dapat dilihat sebagai usaha yang terpisah dari usaha memakmurkan ekonomi rakyat. Maka pembukaan jembatan ini juga perlu memperhatikan gambaran besar kemajuan
pulau Madura. Dalam infrastruktur misalnya, jembatan ini tidak dapat lepas dari pembangunan pulau ini. Perlu dipikirkan pembangunan network jalan seluruh Madura untuk dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya.
Selain itu, Mega-Prabowo juga menyerukan, agar pemerintah mencarikan solusi terbaik kepada masyarakat yang kehilangan mata-pencarian akibat dibangunnya Jembatan Suramadu. Karena jembatan itu dibangun bukan semata-mata untuk kebanggaan nasional, melainkan bagaimana dapat lebih meningkatkan martabat dan harkat hidup masyarakat, khususnya Pulau Madura. (adv/adv)











































