Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumsel Nofran Marjani mengharapkan, kehadiran Prabowo dapat mengobati kerinduan masyarakat di daerah itu akan sosok pemimpin yang tegas dengan visi perubahan yang konkret. "Masyarakat di sini tertarik Gerindra, karena figur Pak Prabowo yang membawa angin perubahan bagi bangsa ini," ujarnya.
Menurut Nofran, jumlah massa yang akan mengikuti rapat umum diperkirakan sekitar 30.000 orang. Massa berasal dari kader dan simpatisan partai di seputar Palembang. Ia optimistis target tersebut bisa dipenuhi, mengingat saat ini jumlah kartu tanda anggota (KTA) Partai Gerindra di provinsi ini mencapai 200.000. Itu belum termasuk keanggotaan yang masih dalam proses.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena itu, ia yakin kampanye terbuka di daerahnya ini akan mendulang sukses seperti kampanye Gerindra di daerah lain. Massa Gerindra akan memadati lapangan di bawah Jembatan Ampera, Palembang.
Rencananya, sejumlah jurkamnas seperti Permadi dan Fadli Zon akan mendampingi Prabowo dalam kampanye di Palembang. Mereka akan berorasi mengkritisi kebijakan pemerintah, dan memberikan solusi atas permasalahan bangsa melalui 8 program aksi untuk membangun kembali Indonesia raya.
Tak ketinggalan kelompok musik ternama Radja dan artis DI3VA: Ruth Sahanaya, Titi DJ dan Krisdayanti akan memeriahkan panggung kampanye. Mereka siap menyanyikan sejumlah lagu untuk memberikan semangat kepada massa pendukung Gerindra.Β
"Rakyat juga butuh hiburan dalam kampanye supaya lebih bersemangat," tutur Nofran.
Program Aksi
Sebagaimana kampanye-kampanye sebelumnya, dalam rapat akbar di Palembang, Prabowo juga akan mengusung delapan program aksi untuk membangun kembali Indonesia raya.
Kedelapan program aksi Partai Gerindra itu mencakup: penjadwalan kembali pembayaran utang luar negeri, penyelamatan kekayaan negara untuk menghilangkan kemiskinan, pelaksanaan ekonomi kerakyatan, delapan program desa, perkuatan sektor usaha kecil, kemandirian energi, pendidikan dan kesehatan, serta aksi untuk menjaga kelestarian alam dan lingkungan hidup.
Namun menurut Nofran, penjabaran program aksi akan disesuaikan dengan kondisi daerahnya. "Tekanannya mungkin lebih pada upaya peningkatan nasib buruh, petani, dan pedagang," imbuhnya.
Isu tersebut menurutnya sangat menarik perhatian masyarakat Sumsel mengingatΒ kehidupan mereka amat bergantung pada sektor industri, pertanian dan perdagangan.
(adv/gah)











































