"BUMN adalah salah satu alat yang strategis dalam pembangunan ekonomi bangsa untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat. Karena itu harus dipertahankan," tandas Prabowo dalam seminar sehari BUMN untuk Rakyat yang diselenggarakan Aliansi Serikat Pekerja BUMN, di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (1/4).
Menurut Prabowo, BUMN merupakan aset strategis untuk kebangkitan ekonomi negara, sekaligus dapat menjadi benteng terakhir dalam mengatasi krisis ekonomi. Untuk itu, setiap upaya pemerintah menjual perusahaan negara yang strategis ke swasta, khususnya asing, harus dihindari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk menyelamatkan BUMN yang ada, lanjut Prabowo, perlu kehendak politik yang kuat dari para elit yang berkuasa. Jika tidak, BUMN akan diambilalih oleh swasta yang sudah pasti akan lebih mementingkan keuntungan semata.
"Kalau ada kehendak yang kuat, saya kira BUMN kita bisa menjadi besar, sekelas BUMN negara lain," tandas Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini.
Seminar yang berlangsung di Balai Kartini itu dihadiri sekitar 700 peserta, di antaranya ketua dan pengurus serikat pekerja BUMN-BUMN besar seperti Federasi Serikat Pekerja (FSP) Pertamina, FSP PLN, FSP Bulog, FSP Perumnas, dan FSP PTPN.
Selain Prabowo, hadir sebagai pembicara di antaranya Dr. Revrison Baswier (pengamat ekonomi UGM) dan Dr Hendri Saparini (ekonom Tim Indonesia Bangkit).
(adv/mok)











































