"Dengan dimungkinkannya penyempurnaan DPT, maka hal itu akan menimbulkan titik rawan untuk terjadinya kecurangan," kata Fadli dalam diskusi mingguan di Press Room Gedung DPR-RI, Jumat (26/2).
Untuk mengurangi kecurangan, Fadli menyarankan agar partai peserta pemilu aktif melakukan pengawasan. "Mau tidak mau para pengurus partai dan saksi harus mengawasi kembali penyempurnaan DPT," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Potensi adanya hidden agenda sangat terbuka. Incumbent sangat diuntungkan dengan situasi ini, karena incumbent adalah satu-satunya pihak yang bisa dengan sangat leluasa membuat aturan-aturan ini. Sementara itu, KPU kebingungan bagaimana menentukan calon terpilih," ujar Fadli (adv/adv)











































