"Kualitas ethanol dari aren lebih baik dibanding yang berasal dari tebu atau sawit," katanya saat berdialog dengan masyarakat Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, beberapa waktu lalu.
Karena manfaatnya yang luar biasa itu, menurut Hasyim, aren semestinya dibudidayakan. Apalagi, pohon tersebut mudah tumbuh, bahkan akan tumbuh lebih baik jika di sekitarnya ditanam pohon lain alias dengan sistem tumpang sari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perusahaan internasional Shell, lanjut pengusaha sukses yang kini masuk dalam jajaran Dewan Pembina Partai Gerindra itu, membutuhkan 15 juta ton ethanol per tahun.
Hasyim mengaku telah melontarkan gagasan itu ke pemerintah 2 tahun lalu. "Tapi tak begitu mendapat tanggapan," katanya. (adv/adv)











































