Dunia Hari Ini: Iran Tidak Tertarik Berdialog dengan Amerika Serikat

Dunia Hari Ini: Iran Tidak Tertarik Berdialog dengan Amerika Serikat

ABC Australia - detikNews
Senin, 16 Mar 2026 15:24 WIB
Seorang anak laki-laki berdiri di dekat sebuah rumah yang rusak akibat serangan, di tengah konflik AS-Israel dengan Iran, di Teheran, Iran, 15 Maret 2026. (Reuters)
Seorang anak laki-laki berdiri di dekat sebuah rumah yang rusak akibat serangan, di tengah konflik AS-Israel dengan Iran, di Teheran, Iran, 15 Maret 2026. (Reuters)
Jakarta -

Anda sedang menyimak laporan Dunia Hari Ini edisi Senin, 16 Maret 2026.

Laporan utama kami hadirkan dari Iran.

Iran tidak tertarik dialog dengan Amerika Serikat

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Aragchi mengatakan Iran tidak tertarik untuk berdialog dengan Amerika Serikat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia membantah pernyataan Donald Trump bahwa Teheran sedang mencari kesepakatan untuk mengakhiri perang.

"Kami stabil dan cukup kuat. Kami hanya membela rakyat kami," kata Aragchi kepada CBS News.

ADVERTISEMENT

"Kami tidak melihat alasan mengapa kami harus berbicara dengan Amerika, karena kami berbicara dengan mereka ketika mereka memutuskan untuk menyerang kami.

"Tidak ada pengalaman baik dalam berbicara dengan Amerika."

Vietnam memberikan suara

Puluhan juta warga Vietnam memberikan suara pada hari Minggu (15/03) untuk memilih anggota parlemen dari daftar kandidat yang hampir seluruhnya diajukan oleh Partai Komunis.

Pemilihan setiap lima tahun sekali ini adalah salah satu praktik demokrasi di negara satu partai tersebut, di mana posisi-posisi paling berpengaruh ditentukan oleh pejabat senior Komunis sebelum pemungutan suara.

Hampir 93 persen dari 864 kandidat parlemen adalah anggota Partai Komunis, sementara 7,5 persen adalah independen, menurut dewan pemilihan nasional.

Partai yang telah memerintah negara Asia Tenggara ini tanpa lawan selama beberapa dekade tersebut memegang 97 persen kursi.

Sebanyak 73,5 juta hingga 79 juta pemilih akan memilih 500 anggota Majelis Nasional dan perwakilan untuk dewan lokal.

F1 dibatalkan di Bahrain dan Arab Saudi

Formula 1 telah membatalkan akhir pekan grand prix di Bahrain dan Arab Saudi, karena perang di Timur Tengah terus berlanjut.

Akhir pekan Grand Prix Bahrain seharusnya diadakan pada tanggal 10-12 April, dengan acara di Arab Saudi menyusul pada akhir pekan berikutnya.

Meskipun kedua akhir pekan balapan masih satu bulan lagi, pengiriman barang ke wilayah tersebut tetap diperlukan dalam beberapa hari mendatang untuk balapan.

Ibu kota Bahrain, Manama, telah dihantam serangan udara Iran, sementara Jeddah, kota penyelenggara Grand Prix Arab Saudi, dianggap berisiko.

Karena tidak ada tanda-tanda konflik mereda, para petinggi F1 memutuskan untuk membatalkan balapan yang seharusnya menjadi putaran keempat dan kelima kejuaraan.

Peraih penghargaan Oscar

Aktris Australia Rose Byrne dan Jacob Elordi gagal meraih penghargaan di Academy Awards ke-98, di mana film One Battle After Another menyapu bersih penghargaan Film Terbaik.

Paul Thomas Anderson memenangkan Oscar pertamanya untuk Sutradara Terbaik dan Penulis Skenario Terbaik (Adaptasi Skenario), sementara Sean Penn mengalahkan Elordi untuk memenangkan Aktor Pendukung Terbaik.

One Battle After Another juga memenangkan Penyuntingan Film Terbaik, dengan Cassandra Kulukundis memenangkan penghargaan Casting Terbaik perdana.

Jessie Buckley, aktris film Hamnet, memenangkan penghargaan Aktris Utama Terbaik.

Sinners menjadi pemenang besar lainnya malam itu, dengan Michael B Jordan memenangkan Aktor Utama Terbaik.

Tonton juga video "Iran Balas AS, Serang Pangkalan Militer di UEA, Bahrain, dan Kuwait"

(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads