Kecoak Masuk Telinga adalah Hal Biasa, Dokter Jelaskan Apa yang Harus Dilakukan

ADVERTISEMENT

Kecoak Masuk Telinga adalah Hal Biasa, Dokter Jelaskan Apa yang Harus Dilakukan

ABC Australia - detikNews
Jumat, 06 Jan 2023 10:32 WIB
Kecoak yang sempat masuk ke telinga Kirsty saat ia sedang berkemah di Australia Barat. (Foto: Koleksi pribadi)
Jakarta -

Seorang warga Australia yang sedang berkemah merasa ketakutan, setelah bangun jam 3 pagi dan menemukan seekor kecoak besar bersembunyi di telinganya.

Kirsty Barge menceritakan pengalamannya yang "menjijikkan" dan menyeramkan, agar orang-orang bisa mengetahui apa yang tidak boleh dilakukan jika ada serangga masuk telinga.

Ceritanya berawal ketika Kirsty, usia 25 tahun, dan suaminya, Chris sedang berlibur di kawasan Collie, Australia Barat.

Kirsty yang sedang berlibur dengan suaminya, Chris,di kawasan Collie, Australia, tiba-tiba merasa ada sesuatu yang masuk ke telinga kanannya.

"Rasanya seperti ada ngengat atau sesuatu yang terbang ke telinga saya, jadi saya langsung duduk dan mulai menggeleng-gelengkan kepala," kata Kirsty

Tapi sesuatu yang dirasakannya itu tidak keluar-keluar.

Mereka kemudian mencoba memasukkan air dari wastafel karavan, tapi Kirsty merasa serangga itu malah masuk ke telinganya lebih dalam.

Lalu mereka mencoba menggunakan sebuah 'pinset', yang untungnya tidak merusak gendang telinganya.

"Saya mencoba menenangkan diri karena saya baru saja mengalami meltdown ini," kata Kirsty.

"Suamiku lalu menarik sedikit serangga sambil bilang, 'Oh itu ada kaki' dan membuangnya ke wastafel"

"Saya bilang ke dia, 'Jangan kasih tahu, saya enggak mau tahu', ia terus mencobanya lagi dan saat itulah saya merasa dia bisa mengeluarkannya."

"Sakit, takut, sejujurnya mengerikan. Sangat menjijikkan."

Kirsty mengatakan kecoak itu panjangnya lebih dari tiga sentimeter. Ia juga menghitung kaki dan antenanya untuk memastikan tidak ada lagi yang tersisa di telinganya,

Insiden yang biasa terjadi

Setelah Kirsty menceritakan pengalamannya yang mengerikan itu di grup Facebook Caravan and Camping Australia, puluhan orang memberikan komentar dengan menceritakan pengalaman yang juga pernah dialami mereka.

Kirsty berharap orang-orang akan bisa belajar jika menggunakan 'pinset' bukanlah cara yang aman.

"Saya benar-benar senang ada begitu banyak komentar, karena banyak orang berkata 'Ya Tuhan, saya tidak akan pernah tahu apa yang harus dilakukan'," katanya.

Dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan di kawasan Queensland, Adam Blond, mengatakan serangga yang masuk ke telinga lebih sering terjadi dari yang diperkirakan orang-orang.

Ia mengaku setidaknya ia menemukan satu kasus dalam beberapa pekan dan angkanya meningkat selama musim liburan di musim panas, ketika orang-orang berkemah.

"Kecoak kecil benar-benar umum, terkadang laba-laba, tetapi lebih mungkin nyamuk dan ngengat terperangkap di sana,"kata dr Adam.

"Jika Anda mencoba mengeluarkannya atau memasukkan air, banyak dari mereka yang malah cenderung menggali[ke dalam] ...dan kaki mereka ke sisi telinga Anda,mendorong mereka lebih jauh ke dalam gendang telinga, yang paling banyak memiliki bagian sensitif."

Dokter Adam merekomendasikan untuk mematikan lampu dan menyorotkan lampu senter ke bagian luar telinga untuk melihat apakah serangga itu cukup kecil untuk keluar sendiri.

"Kita akan tahu jika akhirnya keluar," katanya.

"Jika kita menggunakan trik dengan lampu senter, maka akan keluar dengan sendirinya dan kita benar-benar merasa keluar dan hilang."

Tapi kalau tidak berhasil, dr Adam mengatakan pendekatan sederhana dan paling aman adalah dengan meneteskan minyak bayi atau minyak zaitun bersuhu ruangan ke dalam telinga, sebelum mencari bantuan medis.

"Minyak membuat mereka sulit bernafas dan menghentikan mereka bergerak, pada dasarnya mereka mati," katanya.

"Gerakan dari serangga itulah yang membuat kita menjadi senewen. Sangat berisik dan menyakitkan."

Dokter Adam mengatakan seringkali menanganinya dengan salah yang membuat komplikasi serius, bukan serangganya.

"Masalah yang kita lihat adalah ketika orang mencoba mengeluarkannya, malah membuat trauma dan memecahkan gendang telinga dengan pinset," kata dr Adam.

Ia juga mengatakan jika serangga terus berada di dalam untuk waktu yang lama bisa menyebabkan infeksi.

"Saya pernah melihat belatung hidup di dalam telinga, karena ada serangga yang berada di sana selama beberapa waktu. Kelihatannya menakutkan dan kita bisa mendengar belatungnya. Sekali lagi, jika kita mengoleskan minyak ke dalamnya, maka akan berhenti."

Diproduksi dan diterjemahkan oleh Erwin Renaldi dari laporan ABC News.

(ita/ita)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT