Dunia Hari Ini: Iran Hukum Mati 5 Orang yang Dituduh Bunuh Anggota Paramiliter

ADVERTISEMENT

Dunia Hari Ini: Iran Hukum Mati 5 Orang yang Dituduh Bunuh Anggota Paramiliter

ABC Australia - detikNews
Rabu, 07 Des 2022 09:59 WIB
Unjuk rasa di Iran yang meluas sudah memasuki bulan yang ketiga. (AP)
Jakarta -

Tidak terasa, sudah hari Rabu lagi.

Untuk memenuhi kebutuhan informasi Anda, berikut rangkuman dari sejumlah berita pilihan dari berbagai belahan dunia dalam 24 jam terakhir.

Inilah Dunia Hari Ini edisi Rabu, 7 Desember 2022.

Lima orang dihukum mati di Iran

Mereka dihukum atas tuduhan pembunuhan seorang anggota pasukan paramiliter yang berafiliasi dengan Pengawal Revolusi Islam Iran.

Sebelas lainnya menerima hukuman penjara, dengan masa hukuman terlama 25 tahun.

Tiga belas pria dan tiga anak di bawah umur dituduh membunuh Ruhollah Ajamian, anggota Basij, cabang sukarelawan paramiliter dari Garda Revolusi Iran (IRG), menurut laporan dari IRNA, kantor berita negara Iran.

Juru bicara kehakiman Masoud Setayeshi, yang dikutip dalam laporan tersebut, tidak memberikan bukti untuk mendukung tuduhan tersebut.

Pembunuhan diduga terjadi di Karaj, dekat Teheran, pada 12 November ketika sekelompok pria mengejar dan menyerang Ajamian dengan pisau dan batu, menurut laporan itu.

Al Jazeera minta usut penembakan jurnalisnya

Saluran berita yang berbasis di Qatar, Al Jazeera, secara resmi meminta Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) untuk menyelidiki penembakan yang menewaskan jurnalisnya, Shireen Abu Akleh saat dia melaporkan dari sebuah kamp pengungsi Palestina pada bulan Mei lalu.

Al Jazeera menuduh pemerintah Israel secara khusus menargetkan jurnalisnya, menyebut kematian Abu Akleh sebagai kejahatan perang.

"Keluarga saya masih belum tahu siapa yang menembakkan peluru mematikan itu," kata keponakan Shireen, Lena Abu Akleh, kepada wartawan saat konferensi pers.

Karena tekanan internasional, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan kemungkinan salah satu tentaranya menembak seorang jurnalis saat dia melaporkan serangan militer di Tepi Barat, namun mengatakan penembakan itu tidak disengaja dan menyatakan kasus itu telah ditutup.

Trump Organization dinyatakan bersalah

Perusahaan milik Donald Trump telah dihukum karena penipuan pajak dalam kasus yang diajukan oleh Kejaksaan Distrik Manhattan.

Trump Organization divonis terbukti menghindari pembayaran pajak penghasilan pribadi atas tunjangan pekerjaan seperti apartemen dan mobil mewah melalui skema yang dirancang para eksekutif puncak perusahaan itu.

Sebagai hukuman, Trump Organization didenda hingga A$2,39 juta, jumlah yang relatif kecil untuk perusahaan sebesar itu, meski hukuman tersebut bisa membuat memperumit kesepakatan di masa mendatang.

Namun, vonis tersebut merupakan validasi bagi jaksa New York, yang telah menghabiskan tiga tahun menyelidiki Trump dan bisnisnya.

Maroko kirim Spanyol pulang, Portugal masih melaju

Juara Dunia 2010 Spanyol gagal mencetak gol dalam adu penalti, menghentikan langkah mereka di pesta sepak bola dunia, sementara Maroko melaju ke delapan besar Piala Dunia FIFA.

Kedudukan tidak berubah 0-0 setelah perpanjangan waktu dan setelah tendangan pemain pengganti Spanyol Pablo Sarabia membentur tiang di menit terakhir.

Tendangan Pablo lagi-lagi membentur mistar gawang saat ia mengeksekusi penalti, sementara tendangan Carlos Soler dan Sergio Busquets berhasil diselamatkan oleh kiper Maroko yang bermain untuk Sevilla, Yassine Bounou.

Kedudukan akhir 3-0 untuk Maroko.

"Kami telah mengukir sejarah dan Maroko pantas mendapatkannya", kata pelatih Walid Reragui.

Simak juga 'Detik-detik Masjid Syiah di Iran Diserang Kelompok Bersenjata':

[Gambas:Video 20detik]



(ita/ita)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT