Dunia Hari Ini: Australia Lolos ke 16 Besar Piala Dunia, Pemain Dilarang Pesta

ADVERTISEMENT

Dunia Hari Ini: Australia Lolos ke 16 Besar Piala Dunia, Pemain Dilarang Pesta

ABC Australia - detikNews
Kamis, 01 Des 2022 11:19 WIB
Mathew Leckie mencetak gol penentu kemenangan Australia atas Denmark 1-0 dalam babak penyisihan Grup D, menjadikan Socceroos melenggang ke Babak 16 Besar Piala Dunia Qatar 2022. (Getty Images: Shaun Botterill/FIFA)
Jakarta -

Selamat datang di bulan Desember, bulan terakhir di tahun 2022.

Dunia Hari Ini telah merangkum laporan utama dari sejumlah negara dan kita akan mengawalinya dari Australia.

Para pendukung tim nasional sepak bola Australia di Qatar meluapkan kebahagiaan mereka, setelah tidak menyangka tim kesayangannya bisa melaju ke babak kualifikasi 16 besar.

Australia kalahkan Denmark

Timnas Australia berhasil melaju ke Babak 16 Besar Piala Dunia Qatar berkat gol tunggal Mathew Leckie yang membobol gawang Denmark.

"Gol Piala Dunia pertama saya mungkin menjadi salah satu gol terpenting bagi saya dan timnas," ujar Leckie penuh kegembiraan.

Saat ditanya apakah tim nasional Australia akan merayakannya, pelatih Socceroos Graham Arnold menjawabnya dengan tegas: "Tidak ada perayaan".

"Seperti yang saya katakan kepada mereka [para pemain], inilah alasan mengapa kita menang lagi setelah menang melawan Tunisia. Tidak ada perayaan, tidak ada emosi. Tidur. Tidak [main] sosial media."

Pemain mungkin dilarang merayakannya, tapi ratusan warga di Melbourne tak bisa menyembunyikan rasa bangganya.

Mantan Presiden China Jiang Zemin wafat

Mantan Presiden China Jiang Zemin wafat pada usia 96 tahun akibat leukemia dan gagal fungsi organ di Shanghai pada hari Rabu (30/11) siang.

Jiang berkuasa setelah Peristiwa Tiananmen tahun 1989, kemudian pensiun di tahun 2002, yang merupakan pergantian pimpinan Partai Komunis China secara damai sejak Revolusi 1949.

Ia juga tercatat memperbaiki hubungan dengan Amerika Serikat dan mengantarkan China menuju ledakan kemajuan ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Di bawah kepemimpinan Jiang, China melewati krisis keuangan Asia 1997-1998, bergabung dengan Organisasi Perdagangan Dunia pada 2001 dan memenangkan tawaran sebagai tuan rumah Olimpiade Musim Panas 2008 di Beijing.

Rasisme terjadi di Istana Buckingham

Seorang pegawai senior kerajaan di Istana Buckingham meminta maaf dan mengundurkan diri dari tugasnya, karena berulang kali bertanya kepada seorang pekerja amal dari mana ia berasal.

Pekerja amal tersebut, Ngozi Fulani, yang banyak membantu korban KDRT, mengaku kaget dengan apa yang dialaminya dalam sebuah acara yang digelar oleh Camilla, istri Raja Charles.

Ia menceritakan pegawai senior yang ia sebut "Lady SH" menyibak rambutnya untuk bisa melihat nama di lencananya sambil berulang-ulang meminta ia untuk menceritakan asal usul etnisnya.

Meskipun pihak istana tak menyebutkan nama pegawai itu, beberapa media Inggris termasuk BBC mengidentifikasi dia sebagai Lady Susan Hussey, dayang-dayang Ratu Elizabeth dan ibu baptis Pangeran William.

Serangan bom Afghanistan tewaskan murid sekolah

Sedikitnya 19 orang tewas, kebanyakan murid-murid sekolah, serta 24 lainnya luka-luka akibat ledakan di sebuah madrasah di kota Aybak, Afghanistan utara.

"Aparat keamanan kami akan mencari pelaku kejahatan yang tak termaafkan ini dan menghukum mereka atas perbuatannya," ujar juru bicara Kementerian Dalam Negeri Abdul Nafay Takor.

Sudah belasan serangan bom menargetkan warga sipil sejak Taliban kembali berkuasa pada Agustus tahun lalu, sebagian besar diklaim oleh kelompok yang menamakan diri Islamic State.

Pada bulan September, setidaknya 54 orang, termasuk 51 anak-anak dan remaja perempuan, tewas ketika terjadi bom bunuh diri di aula, yang dipenuhi ratusan murid yang sedang mengikuti tes masuk perguruan tinggi.

Pesawat tempur China dan Rusia masuki wilayah Korea

Militer Korea Selatan mengerahkan jet tempur mereka saat dua pesawat tempur China dan enam pesawat Rusia memasuki zona pertahanan udaranya, Rabu kemarin.

Dua pembom H-6 China berulang kali keluar masuk Zona Identifikasi Pertahanan Udara Korea (KADIZ) di lepas pantai selatan dan timur laut sekitar Pukul 5:50 pagi.

Mereka memasuki kembali zona tersebut beberapa jam kemudian dari Laut Jepang, bersama dengan pesawat tempur Rusia, termasuk pesawat pengebom TU-95 dan jet tempur SU-35.

"Militer kami mengirim jet tempur Angkatan Udara menjelang masuknya pesawat China dan Rusia ke KADIZ untuk menerapkan langkah-langkah taktis dalam persiapan menghadapi kemungkinan darurat," kata militer Korsel.

Pasukan Bela Diri Udara Jepang juga mengerahkan jet tempur setelah pembom China terbang dari Laut China Timur ke Laut Jepang, di mana mereka bergabung dengan dua drone Rusia.

Simak juga 'Tampil dengan Tim Lapis Kedua, Prancis Dibungkam Tunisia':

[Gambas:Video 20detik]



(ita/ita)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT