Dunia Hari Ini: Bentrok Pekerja Pabrik iPhone dan Polisi Terjadi di China

ADVERTISEMENT

Dunia Hari Ini: Bentrok Pekerja Pabrik iPhone dan Polisi Terjadi di China

ABC Australia - detikNews
Kamis, 24 Nov 2022 10:22 WIB
Jakarta -

Bila Anda telah memesan telepon genggam baru iPhone-14, bersiap-siaplah untuk menunggu lebih lama gara-gara pabrik terbesarnya di China, kini dirundung masalah pemogokan dan demonstrasi pekerja.

Pabrik iPhone di Zhengzhou, memproduksi sekitar 70 persen pasokan telepon pintar ini ke seluruh dunia.

Sementara di Afghanistan Taliban kembali melakukan hukum cambuk kepada para kriminal di lapangan terbuka. Ikuti laporan selengkapnya:

Pesanan iPhone-14 Anda mungkin tertunda akibat demo di China

Karyawan di pabrik Apple iPhone terbesar di dunia telah dipukuli dan ditahan dalam aksi demonstrasi atas perselisihan kontrak dengan perusahaan.

Video di media sosial China menunjukkan ribuan orang dengan pakaian APD warna putih berhadapan dengan barisan polisi anti huru-hara.

Rekaman menunjukkan satu orang dipukul dengan pentungan, satu lagi dibawa dengan tangan di belakang punggung, dan pengunjuk rasa menyemprotkan alat pemadam kebakaran ke polisi.

Pemicu protes yang dimulai pada Rabu (23/11) pagi, tampaknya disebabkan oleh rencana perusahaan untuk menunda pembayaran bonus bagi pekerja.

Apple memperingatkan bahwa pengiriman model iPhone 14 akan tertunda karena pembatasan COVID yang diberlakukan di pabrik Zhengzhou.

Taliban kembali terapkan hukuman cambuk di lapangan terbuka

Mahkamah Agung Afghanistan menyatakan 14 orang dianggap kriminal telah dihukum cambuk di sebuah stadion sepakbola di wilayah timur negara itu.

Itu merupakan hukuman cambuk kedua di lapangan terbuka yang dilakukan Pemerintah Taliban bulan ini, menandai kembalinya penerapan hukum secara keras seperti pada tahun 1990-an.

"Empat belas orang, termasuk tiga wanita dicambuk di hadapan ulama, otoritas dan masyarakat, untuk berbagai dosa mulai dari perzinahan, perampokan dan korupsi di Provinsi Logar," kata pernyataan Mahkamah Agung.

Pencambukan dan eksekusi dengan cara dirajam di depan umum terjadi di bawah Pemerintahan Taliban tahun 1996-2001.

Hukuman seperti itu kemudian menjadi langka dan dikutuk oleh Pemerintah Afghanistan yang didukung asing setelahnya, meskipun hukuman mati tetap legal di negara itu.

Badai topan tropis dikhawatirkan terjang Sydney

Pola cuaca Pasifik yang memicu badai topan tropis pada abad lalu, kini kembali muncul, menyebabkan Sydney dan wilayah lain di New South Wales dikhawatirkan akan terdampak.

Sejak tahun 1974, wilayah itu hanya dua kali diterjang topan tropis namun dalam era sebelumnya sejak 1940 hingga 1970, badai seperti ini terjadi setiap dua tahun. Dan selalu diikuti dengan banjir bandang.

Frekuensi topan tropis yang sangat banyak dari tahun 40-an hingga 70-an dan meredanya dalam beberapa dekade terakhir bukanlah terjadi secara acak.

Sebuah laporan dalam Journal of Southern Hemisphere Earth Systems mengaitkan aktivitas angin topan NSW dengan perubahan dalam Interdecadal Pacific Oscillation (IPO).

Kondisi IPO saat ini, kata laporan itu, telah menyerupai tahun 1950-an. IPO adalah pergeseran suhu Samudra Pasifik yang meluas ke luar daerah tropis dan berlangsung bertahun-tahun.

Fase negatif dari IPO terjadi ketika perairan di sepanjang garis khatulistiwa lebih dingin dari biasanya sementara perairan menghangat di pantai timur Australia dan di Pasifik utara.

Manajer supermarket di Virgina tembaki karyawan, enam tewas

Pria bersenjata di balik penembakan di Virginia, AS, yang menewaskan tujuh orang adalah seorang manajer supermarket Walmart yang menembaki sesama karyawan sebelum menembak dirinya sendiri.

Penembaknya bernama Andre Bing, yang merupakan pemimpin tim karyawan dan telah bekerja selama 12 tahun.

Tidak ada motif yang jelas dari penembakan yang juga menyebabkan empat orang harus dirawat di rumah sakit.

Karyawan Walmart Briana Tyler mengatakan bahwa para pekerja berkumpul di ruang istirahat seperti biasanya sebelum giliran kerja mereka.

"Saya melihat manajer membuka pintu dan melepaskan tembakan begitu saja. Beberapa orang jatuh ke lantai," katanya.

Ada 31 penembakan massal di AS pada bulan November 2022 atau lebih dari satu penembakan massal setiap hari.

Penembakan di Virginia terjadi tiga hari setelah seorang pria bersenjata melepaskan tembakan ke klub malam gay di Colorado, menewaskan lima orang dan melukai 17 lainnya.

Pada tahun 2019, seorang pria bersenjata yang menurut polisi menargetkan orang-orang Meksiko, melepaskan tembakan ke Walmart di El Paso dan membunuh 22 orang.

(nvc/nvc)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT