Dunia Hari Ini: Australia Bantu Gagalkan Penyelundupan 76 Kilogram Sabu

ADVERTISEMENT

Dunia Hari Ini: Australia Bantu Gagalkan Penyelundupan 76 Kilogram Sabu

ABC Australia - detikNews
Rabu, 19 Okt 2022 13:06 WIB
Polisi Hong Kong menggagalkan 76 kilogram narkoba jenis sabu dari Meksiko ke Australia. (AP: Hong Kong Government Information Services )
Jakarta -

Lihat kura-kura sedang makan tebu, mari gembira karena ini hari Rabu.

Enggak kerasa ya, kita sudah ada di pertengahan minggu ini.

Untuk memenuhi kebutuhan informasi Anda, kami rangkumkan informasi dari penjuru dunia yang terjadi selama 24 jam terakhir.

Penggagalan penyelundupan sabu

Polisi Hong Kong menemukan sabu-sabu seberat 76 kilogram, setelah menerima informasi intelijen dari Polisi Federal Australia (AFP), Petugas Perbatasan Australia (ABF), dan Departemen Dalam Negeri Australia.

Petugas pabean Hong Kong menemukan narkoba tersebut di dalam tiga trafo listrik berukuran besar yang mencurigakan saat pemindaian x-ray.

"Kami hanya melihat struktur trafo yang sederhana, tanpa komponen yang seharusnya ada di sana, seperti kabel atau gulungan kawat," kata salah satu petugas.

Pabean Hong Kong memperkirakan total harga sabu-sabu tersebut mencapai HK$46 juta atau sekitar Rp89 miliar, namun harga di tangan konsumen menurut Polisi Australia bisa melambung menjadi A$68 juta atau sekitar Rp666 miliar!

Anak-anak jangan dulu diberikan parasetamol sirup

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengimbau para orangtua untuk tidak memberikan obat parasetamol sirup sementara waktu, mengingat munculnya kasus gangguan ginjal misterius pada anak.

Ketua Pengurus Pusat IDAI, dr Piprim Basarah Yanuarso, mengatakan imbauan ini merupakan bentuk kewaspadaan dini dan meminta orangtua untuk mengompres anaknya jika suhu badan mereka naik, sebelum memberikan obat.

Sampai hari ini di Indonesia tercatat 192 kasus gangguan ginjal akut misterius di 20 provinsi di Indonesia, termasuk di DKI Jakarta, Jawa Barat, hingga Aceh.

IDAI menemukan sejumlah dugaan yang masih perlu diteliti lebih lanjut, termasuk dugaan keracunan etilen glikol pada parasetamol sirup, seperti yang ditemukan Gambia.

Produksi iPhone 14 Plus dihentikan?

Berita ini datangnya dari jaringan media teknologi 'The Information', yang melaporkan Apple memangkas produksi iPhone 14 Plus sambil mengevaluasi kembali permintaan untuk model kelas menengah.

Laporan itu menyebut Apple sudah memberi tahu setidaknya satu produsen di China untuk segera menghentikan produksi komponen iPhone 14 Plus.

iPhone 14 Plus, yang merupakan bagian dari jajaran produk baru Apple yang diumumkan bulan lalu, diposisikan sebagai alternatif yang lebih murah daripada model iPhone Pro.

Belum ada komentar atau keterangan dari Apple soal ini.

'SNAKE ON A PLANE'

Masih ingat film Hollywood tentang seekor ular yang ada di kabin?

Nah, ini bukan film, tapi disaksikan dengan nyata oleh penumpang kelas bisnis pesawat United Airlines, saat terbang dari Florida ke New Jersey.

Para penumpang di kelas bisnis mulai menjerit dan mengangkat kaki mereka dari lantai.

Petugas kontrol hewan bandara dan polisi telah berada di gerbang ketika pesawat mendarat dan mengeluarkan ular, yang belakangan diketahui tidak berbahaya, kemudian dilepaskan ke alam bebas.

Tidak jelas bagaimana ular itu bisa naik ke pesawat tanpa menunjukkan tiket.

Siapa pernah lihat meteor?

Dunia Hari Ini edisi 19 Oktober 2022 kami tutup dengan penampakan meteorit Karoonda yang jatuh ke bumi lebih dari 92 tahun yang lalu.

Meteorit ini diberi nama Karoonda, sesuai nama lokasi ditemukannya di Australia Selatan.

Beratnya mencapai 40 kilogram dengan komponen yang langka, terdiri dari campuran mineral seperti magnesium, besi, dan nikel.

Simak juga 'Ujung Tombak Ekonomi Perbatasan Indonesia-Australia':

[Gambas:Video 20detik]



(ita/ita)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT