Vaksin Pfizer Kini Dapat Disimpan dengan Suhu Kulkas Biasa Saat Pengiriman

ABC Australia - detikNews
Selasa, 13 Apr 2021 08:56 WIB
Penyimpanan dan pengiriman vaksin Pfizer sekarang menjadi lebih mudah karena tidak memerlukan suhu yang sangat dingin. (ABC News: Michael Franchi)
Washington DC -

Pihak regulasi kesehatan di Australia mengatakan vaksin COVID-19 buatan Pfizer sekarang bisa disimpan di suhu normal dalam kulkas selama dua minggu dalam perjalanan.

Disebutkan pula vaksin buatan Pfizer bisa disimpan di kulkas biasa selama lima hari.

Sebelumnya vaksin buatan Amerika Serikat tersebut harus disimpan di suhu sangat sangat dingin, antara -90 sampai -60 derajat Celsius.

Ini menjadi tantangan dalam pengiriman ke berbagai negara, termasuk Australia.

"Perubahan ini akan memberikan keleluasaan lebih besar dalam penyimpanan, transportasi dan pemberian vaksin Pfizer di seluruh Australia," kata Lembaga Therapeutic Goods Administration (TGA), ketika menyetujui perubahan tersebut.

Di hari yang sama, otoritas kesehatan Australia juga menetapkan vaksin Pfizer akan menjadi pilihan utama dibandingkan vaksin AstraZeneca bagi bagi sejumlah besar warga di Australia.

Australia sudah mendapat kepastian akan mendapatkan 20 juta dosis tambahan vaksin Pfizer setelah Pemerintah Australia mengubah rencana vaksinasi mereka.

Vaksin Pfizer sejauh ini sudah menunjukkan tingkat efektifitas 95 persen dalam mencegah penularan virus COVID-19.

Vaksin itu menggunakan teknologi mRNA yang melatih sistem kekebalan tubuh untuk mendeteksi adanya SARS-CoV-2, atau virus yang menyebabkan COVID-19 dan melawan penularan.

mRNA sangat rentan, itulah sebabnya pihak otoritas kesehatan sebelumnya mengatakan vaksin harus disimpan di suhu yang sangat dingin.

Namun bulan Februari, Pfizer mengirimkan data baru kepada lembaga Administrasi Makanan dan Obat-Obatan di Amerika Serikat (FDA) yang menunjukkan vaksinnya tetap dalam kondisi stabil dalam beberapa hari di suhu yang lebih tinggi.

Regulator Amerika Serikat kemudian mengizinkan vaksin yang masih beku untuk dikirimkan dan disimpan dalam suhu antara -25 dan -15 Celsius.

Di bulan Maret, Badan Regulator Kesehatan Uni Eropa juga mengikuti hal yang sama dan menyetujui penyimpanan vaksin Pfizer di suhu lemari beku.

Perubahan ini berarti, vaksin Pfizer yang belum dibuka sama sekali di Australia nantinya bisa disimpan di suhu -25 dan -15 Celsius selama dua minggu.

Vaksin yang belum dibuka juga bisa disimpan selama lima hari di lemari es biasa dengan suhu antara 2 sampai 8 derajat Celsius.

Sebelum disuntikkan, vaksin Pfizer dicampurkan dengan air mengandung garam.

TGA mengatakan vaksin yang sudah tercampur air garam ini, baik yang masih disimpan di vial atau di jarum suntik, bisa disimpan atau dipindahkan dalam suhu ruangan sampai 30 derajat Celsius sampai selama enam jam.

Artikel ini diproduksi oleh Sastra Wijaya dari artikel di ABC News.

Simak Video: Pfizer Umumkan Vaksinnya Aman dan Efektif pada Anak Usia 12 Tahun

[Gambas:Video 20detik]



(nvc/nvc)