Kopi Asal Indonesia Disukai di Australia, Tapi Volume Ekspornya Masih Rendah

ABC Australia - detikNews
Selasa, 02 Mar 2021 14:59 WIB
Jakarta -

Warga Australia dikenal terobsesi dengan kopi, namun tidak sampai satu persen biji kopinya diproduksi dari tanaman kopi yang dibudidayakan di Australia.

Australia masih menggantungkan impor kopinya dari sejumlah negara, seperti Brasil.

Kopi impor dari Indonesia cukup digemari di Australia, meski jika dibandingkan dengan Brasil, volume dan nilai ekspor kopi Indonesia ke Australia lebih rendah.

"Kopi asal Indonesia disukai konsumen di sini karena umumnya jenis Arabica dengan cita-rasa yang lebih kaya," ujar Ayu Siti Maryam dari Indonesian Trade Promotion Centre (ITPC) di Sydney.

Namun menurut Ayu, kopi impor asal Indonesia tidak tepat bila dibandingkan dengan kopi asal Brasil yang umumnya berupa jenis Robusta yang cita-rasanya lebih pahit.

"Tidak comparable karena yang satunya Arabica dan yang lainnya Robusta," ujar Ayu kepada wartawan ABC Indonesia Farid M. Ibrahim, Senin kemarin (01/03).

AYU-SITI-MARYAM-768x822-1-280x300.jpeg

Kepala ITPC Sydney Ayu Siti Maryam (ABC Landline: Halina Baczkowski)

Budaya minum kopi di Australia, menurut Simon Brooks, pencicip kopi profesional yang dikenal dalam industri ini sebagai Q-grader, bermula dari kebiasaan orang Italia yang tinggal di Melbourne.

"Kita (orang Australia) merupakan salah satu peminum kopi paling terdidik di dunia," ujarnya.

"Semuanya dimulai di Melbourne di kalangan orang Italia dan terus berkembang dari sana," jelas Simon.

"Saat pertama kali masuk di industri ini pada tahun 2001, gelombang kedua dalam budaya minum kopi baru saja berlangsung dan di situlah mulai berkembang specialty coffee (bukan kopi instan)," katanya.

Simon menjelaskan, perkebunan kopi di Australia hanya mampu menghasilkan sekitar 400 ton biji kopi, sedangkan volume impor mencapai 80.000 ton.

Karena itu, kata Simon, kopi produksi Australia sangat sulit ditemukan di pasaran.

Namun sejumlah petani mengatakan para penikmat kopi masih mengabaikan pemasok lokal.

Menurut Candy MacLaughlin, keberadaan perkebunan kopi di Australia mungkin belum banyak diketahui.

Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengenal kopi produksi Australia adalah mengenalkannya ke perusahaan penggilingan kopi.

"Tujuan akhirnya adalah membuat konsumen mencari kopi produksi Australia sendiri," ujarnya.

Diproduksi oleh Farid M. Ibrahim dengan laporan tambahan dari program ABC Landline.

(ita/ita)