Rugi Miliaran Dolar, Qantas Berharap Penerbangan Internasional Dimulai Oktober 2021

ABC Australia - detikNews
Kamis, 25 Feb 2021 15:04 WIB
Jakarta -

Qantas telah mencatat kerugian setengah tahun sebesar AU$1,08 miliar, menyusul penurunan drastis pendapatan karena masih adanya pembatasan perjalanan.

KP Qantas

Qantas memangkas biaya karyawan

Qantas juga sedang berupaya keras menyelamatkan bisnisnya dengan memangkas biaya yang sebagian besar dari anggaran gaji karyawan.

Maskapai Australia ini menargetkan bisa menyisihkan setidaknya AU$1 miliar dalam simpanannya selama setahun, yang dicapai melalui pengurangan 8.000 jenis pekerjaan.

Lebih dari 5.000 karyawan telah meninggalkan Qantas dan masih ada gelombang karyawan yang akan menyusul pada akhir Juni.

Qantas juga telah memulai suatu langkah untuk melakukan 'outsourcing' sekitar 2.000 pekerjaan staf darat, yang menurut serikat pekerja ilegal.

Maskapai ini mengatakan 14.500 staf penuh waktu saat ini masih dipertahankan, tetapi sekitar 11.000 tetap mundur, karena maskapai masih sangat bergantung pada skema bantuan dari Pemerintah Australia, yakni JobKeeper.

Total dukungan pemerintah mencapai AU$700 juta, termasuk AU$459 juta dari JobKeeper, skema yang segera berakhir pada akhir Maret.

Artikel ini diproduksi oleh Hellena Souisa dari artikel ABC News dalam Bahasa Inggris

Unduh ABC News app

(ita/ita)