Pemain Tenis Dunia Mulai Datang Ke Melbourne Untuk Kejuaraan Australia Open

ABC Australia - detikNews
Jumat, 15 Jan 2021 16:11 WIB
Jakarta -

Lebih dari 1.200 pemain tenis internasional dan staf pendukung peserta Australia Open akan mulai berdatangan di Melbourne hari ini menjelang turnamen yang akan berlangsung bulan depan.

KP COVID Australia

  • Victoria, New South Wales, dan Queensland catat Nol kasus penularan lokal COVID-19
  • Peserta turnamen Australia Open akan tiba hari ini di Melbourne, sementara sejumlah aturan pembatasan akan dilonggarkan di Victoria mulai pekan depan
  • Queensland mempertimbangkan penggunaan kamp tambang yang disebut 'berbintang empat' sebagai tempat karantina

Atlet peserta turnamen ini harus melengkapi diri dengan hasil tes COVID-19 negatif sebelum berangkat ke Melbourne dengan salah satu dari 15 penerbangan charter.

Pemerintah Victoria menyebut karantina pra-turnamen mereka sebagai "program yang paling ketat di dunia".

Para pemain dan staf akan ditempatkan di tiga hotel di Melbourne dan harus mematuhi aturan ketat, termasuk tes COVID-19 harian dan pelatihan yang diawasi.

Profesor Cheng mengatakan "bukannya tidak mungkin" hasil tes salah satu pemain tenis atau staf akan akan menunjukkan hasil positif terkena virus saat berada di Melbourne.

Sebelumnya Premier Andrews membela penyelenggaraan turnamen selama pandemi COVID-19, mengatakan jika turnamen ini tidak diadakan di Melbourne, ia akan diadakan di tempat lain.

Road closure signs block access to the front of The View Hotel, photographed on a sunny Melbourne day.

Hotel The View di Jalan St Kilda adalah salah satu dari tiga hotel yang digunakan untuk karantina peserta Australia Open. (Supplied: Paul Atta)

Semua tamu di Hotel Grand Chancellor sekarang telah dipindahkan ke The Westin, yang juga terletak di kawasan CBD di Brisbane.

Menteri Kesehatan Queensland Yvette D'Ath berterima kasih kepada mereka yang telah melakukan karantina putaran kedua.

Namun, para pelancong yang telah diminta untuk memperpanjang karantina mereka mengatakan keputusan itu adalah "reaksi spontan".

Paul Atta yang dijadwalkan akan keluar dari Hotel Grand Chancellor besok telah dipindahkan ke The Westin untuk putaran karantina yang kedua.

"Sejujurnya, ini cukup membuat frustrasi," katanya.

"Kami mematuhi sesuai aturan, mengangkat dagu kami dan melakukan yang terbaik yang kami bisa.

"Mereka telah mengetahui tentang jenis virus ini di hotel selama seminggu dan kemudian pada menit terakhir, tepat sebelum orang keluar, mereka baru memutuskan.

"Saya pikir ini adalah reaksi spontan karena mereka tidak dapat memahami apa yang sedang terjadi."

Artikel ini diproduksi oleh Hellena Souisa dari artikel ABC News berbahasa Inggris

(ita/ita)