Di Tengah Pandemi COVID-19, Australia Akan Diterjang Gelombang Panas

ABC Australia - detikNews
Kamis, 26 Nov 2020 11:05 WIB
Jakarta -

Musim panas tahun ini belum lama berlangsung di Australia namun kondisi gelombang panas diperkirakan mulai terjadi pada akhir pekan. Di Adelaide, suhu udara 40 derajat Celcius akan berlangsung selama tiga hari.

  • Sebagian besar wilayah Australia diperkirakan mengalami kondisi gelombang panas pada akhir pekan
  • Suhu udara di Adelaide akan mencapai 40 derajat Celcius selama tiga hari, bahkan wilayah pedalamannya akan mencapai 47C
  • Warga diminta untuk mengecek kerabat dan keluarga yang berusia lanjut dan yang membutuhkan bantuan saat terjadi suhu panas

Biro Meteorologi Australia (BOM) menyebutkan kondisi gelombang panas kategori tinggi akan menerjang sebagian besar wilayah dengan sumber suhu panas yang bergerak dari bagian tengah benua ini.

BOM menetapkan kondisi gelombang panas terjadi bila suhu udara maksimum dan minimum mengalami kenaikan dari biasanya selama tiga hari atau lebih.

Gelombang panas dibagi dalam tiga kategori yaitu ekstrim, bila dapat menimbulkan dampak pada infrastruktur, transportasi, energi, pertanian, cedera pada orang sehat maupun yang rentan.

Kategori gelombang panas tinggi terjadi bila membawa dampak bagi kesehatan orang yang rentan. Sedangkan kategori ringan bila tingkat suhu panas tidak biasa namun secara umum tidak menimbulkan dampak kesehatan.

Dimana saja gelombang panas akan menerjang?

Menurut penjelasan Jonathan How dari BOM, suhu panas terus meningkat di bagian utara dan tengah Australia selama beberapa minggu terakhir, dan pergerakan suhu dingin akan mendorong suhu panas tersebut ke bagian tenggara.

Mulai hari Rabu, suhu udara di Australia Selatan dan wilayah barat Victoria akan naik dan mencapai 30C.

Mulai Kamis, suhu panas diperkirakan akan meningkat dan bergerak ke wilayah pedalaman New South Wales.

Pada hari Jumat, suhu udara akan mencapai 10 hingga 20 derajat lebih tinggi dari suhu rata-rata untuk wilayah selatan Australia Selatan dan wilayah barat Victoria. Suhunya akan berkisar antara 30 hingga 40C.

Puncak suhu panas akan terjadi pada hari Sabtu dan diperkirakan akan memecahkan rekor suhu panas bulan November.

"Pada tahap sekarang ini, kemungkinan kita akan mendapatkan suhu 46 hingga 47C pada hari Sabtu di wilayah tengah dan timur Australia Selatan," jelas Jonathan.

Angin laut akan mendinginkan wilayah Melbourne sedangkan Adelaide akan menjadi kota terpanas pada hari Jumat dan Sabtu dengan suhu mencapai 40C.

Pada hari Minggu, suhu panas akan bergerak ke pesisir New South Wales, termasuk Sydney, dengan temperatur mencapai 40C di bagian barat Kota Sydney.

Suhu sedikit menurun pada hari Senin, namun kondisi gelombang panas diperkirakan bergerak ke bagian utara New South Wales dan tenggara Queensland.

Malam dengan kondisi panas

Menurut Jonathan, suhu udara pada malam hari juga perlu menjadi perhatian.

"Malam dan hari yang panas akan menciptakan kondisi yang sangat tidak nyaman," katanya.

"Kondisi malam yang panas membuat orang sulit mendapatkan jeda antara hari-hari dengan suhu yang panah," tambahnya.

Elderly lady holds telephone

Layanan Telecross REDi akan diaktifkan untuk mengecek warga yang rentan bila terjadi gelombang panas. (Pixabay: Ryan McGuire)

Beberapa langkah persiapan perlu dilakukan sebelum memasuki hari-hari yang sangat panas.

Di sekitar rumah Anda bisa menggunakan tenda peneduh dan kipas angin serta memeriksa apakah AC berfungsi dengan baik.

Selain itu, pastikan Anda memiliki persediaan makanan, air, dan obat-obatan penting, termasuk menyiapkan es yang cukup di kulkas.

Nick menjelaskan pada hari-hari yang sangat panas, mereka yang rentan disarankan untuk tetap berada di dalam rumah dan menghindari panas semaksimal mungkin.

Dia mengatakan mandi air dingin, menyiram diri dengan air dingin atau menggunakan kain lembab untuk mendinginkan tubuh di siang hari juga bisa dilakukan.

Kapan akan berakhir?

Kondisi suhu udara yang terjadi kali ini diperkirakan tidak terkait dengan badai petir dan angin kencang, sehingga risiko bahaya kebakaran juga lebih rendah.

Namun udara panas ini akan tetap ke wilayah lainnya.

"Setelah semburan udara panas berhenti, ia bersirkulasi kembali ke Australia Barat dan akan terbentuk lagi mulai pertengahan minggu depan," jelas Jonathan How.

Agar udara panas mereda, katanya, dibutuhkan mulainya musim hujan di wilayah Australia utara.

"Itu akan mendatangkan lebih banyak awan dan hujan ke Australia tengah dan membantu menyingkirkan udara panas," jelasnya.

Saat ini, perhatian sedang tertuju pada Madden Julian Oscillation (MJO), yaitu kondisi basah yang mudah menguap yang mengelilingi khatulistiwa dan diperkirakan bergerak melintasi Australia utara pada awal Desember.

Dikombinasikan dengan La Nia yang masih terjadi, kondisi ini diperkirakan akan menyebabkan banyak hujan pada awal bulan depan.

"Hal ini pasti membantu menghilangkan udara panas itu," jelas Jonathan.

Diproduksi oleh Farid M. Ibrahim dari artikel ABC News.

(ita/ita)