Melbourne Rayakan 'Dobel Donat' Dua Hari Nol Kasus dan Siap Dibuka Kembali

ABC Australia - detikNews
Rabu, 28 Okt 2020 09:02 WIB
Jakarta -

Untuk dua hari berturut-turut tidak ada kasus baru COVID-19 di negara bagian Victoria, Australia. Hal ini pun dirayakan sebagai peristiwa 'dobel donut' di saat Melbourne mempersiapkan diri membuka diri lagi mulai hari Rabu.

  • Rerata kasus COVID-19 di Melbourne dalam 14 hari adalah 2,8
  • Hari Rabu warga boleh saling mengunjungi namun hanya sehari sekali
  • Pemakaian masker tetap wajib sampai sekurangnya akhir tahun 2020

Angka nol sering digambarkan dengan lubang di tengah kue donat dan dua hari berturut-turut tanpa kasus berarti terjadi pertama kalinya dalam tujuh bulan terakhir.

Menteri Utama (Premier) Victoria Daniel Andrews mengatakan sebelumnya angka nol kasus dua hari berturut-turut di Victoria adalah tanggal 5 dan 6 Maret lalu.

Dengan itu angka rerata kasus di Melbourne selama 14 hari terakhir turun dari 3,6 menjadi 2,8 dengan hanya enam kasus dalam dua minggu terakhir yang tidak diketahui sumber penularannya.

Juga tidak ada laporan kematian sepanjang 24 jam terakhir.

"Pengetesan yang kita lakukan selama pekan lalu dan selama 14 hari terakhir sangat mengesankan," kata Premier Daniel Andrews.

"Saya mengucapkan terima kasih terhadap semua orang yang melakukan tes."

Kepala Bidang Kesehatan Victoria Brett Sutton mengatakan angka paling akhir ini merupakan bukti keberhasilan lockdown yang dilakukan di Melbourne selama 12 minggu terakhir.

"Kalau kita melandaikan kurva ke angka belasan kasus, dan tidak sampai ke angka hari ini, maka tidak akan pembukaan kembali dengan Australia Selatan, tidak ada pembukaan kembali dengan NSW, masyarakat perbatasan tidak akan bisa berhubungan dengan tetangga di lintas perbatasan," katanya.

"Saya kira penanganan kita merupakan yang terbaik di Australia saat ini."

Dengan penurunan kasus, mulai hari Rabu, banyak bisnis seperti toko, cafe dan restoran boleh dibuka kembali.

A picture of Melbourne cafe owner Katie Graham

Pemilik cafa di Chapel Street Melbourne Katie Graham mengatakan siap membuka kedainya secepat mungkin. (Pexels: Rawpixel)

Keluarga yang menerima tamu juga diminta untuk mencatat informasi siapa yang datang dan kapan, sehingga bisa muncul kasus maka bisa dilakukan pelacakan.

"Kita ingin memastikan warga bisa berhubungan lagi, namun kita tidak menghendaki tamu datang di pagi hari, datang lagi pas makan siang, dan ada tamu lagi di malam hari, dan kemudian mereka ini pergi lagi ke tempat lain," kata Andrews.

"Saya tahu ini yang ingin dilakukan warga namun ini bukan hal yang aman dilakukan saat ini."

Daniel Andrews juga menyarankan agar kalau bisa pertemuan sebaiknya terjadi di luar ruangan.

"Tempat yang menurut anda paling aman, yaitu rumah anda, sebenarnya merupakan tempat yang paling berbahaya bagi penularan virus," katanya.

Mengenai pemakaian masker bagi warga Victoria, Daniel Andrews mengatakan hal tersebut tetap akan menjadi keharusan paling tidak sampai akhir tahun dan kemungkinan diperpanjang lagi.

"Saya akan tetap mempertahankannya karena menurut saya ini merupakan hal yang penting," kata Andrews lagi.

Artikel ini diproduksi oleh Sastra Wijaya.

Tonton video 'PBB Sebut Corona Pembuat Krisis Terbesar Saat Ini':

[Gambas:Video 20detik]



(ita/ita)