Dorothy, Perempuan Australia Berusia 107 Tahun yang Tak Khawatir Virus Corona

ABC Australia - detikNews
Rabu, 21 Okt 2020 14:48 WIB
Jakarta -

Perempuan berusia 107 tahun dan ibu dari 11 anak yang selamat dari perang dunia, flu Spanyol, dan Depresi Besar, tidak terlalu khawatir tentang virus corona.

KP Dorothy Harris

  • Dorothy Harris telah mengalami Perang Dunia serta perubahan teknologi yang sangat besar
  • Dia membesarkan 11 anak, sebagian besar sendirian, 10 di antaranya masih hidup
  • Saat remaja dia terbang bersama Charles Kingsford Smith dan telah mengunjungi Kutub Selatan tiga kali

Meskipun 10 anaknya yang masih hidup sekarang sudah berusia di atas 70 tahun, Dorothy Harris, dari Tumby Bay, Australia Selatan, tidak terlalu khawatir tentang virus corona.

Masih tinggal di rumahnya sendiri, perempuan berusia 107 tahun ini telah mengalami banyak hal dalam perjalanan hidupnya memutuskan untuk menjalani hidup tanpa kekhawatiran yang berlebihan.

"Saya memikirkannya [COVID-19], tapi apa yang bisa saya lakukan?" kata Dorothy.

"Kita pernah mengalami epidemi sebelumnya – ada yang hidup dan mati saat melaluinya, jadi kali ini pun situasinya akan sama."

Anak Dorothy, Raylene Stutley, yang berusia 77 taun mengatakan, keluarga Dorothy tidak khawatir karena tidak ada kasus COVID-19 yang ditemukan di Australia Selatan dan tidak ada kasus di Tumby Bay.

Setelah beristirahat sejenak di musim gugur, Dorothy Harris, yang lahir pada tahun 1913, kini kembali menghadiri gereja dan kelompok seniornya setiap minggu, meskipun kegiatan ini mungkin cenderung tidak terlalu mendebarkan seperti saat ia merayakan ulang tahunnya yang ke-100.

Black and white photo of people crowded in front of biplane with propeller from 1927

Dorothy Harris terbang dengan pesawat Charles Kingsford-Smith ketika dia mengunjungi Cowell pada tahun 1927. (ABC Eyre Peninsula: Jodie Hamilton)

'Jangan menelepon'

Selama lebih dari 20 tahun, Dorothy Harris melahirkan Leon, Glen, Coral, Val, Robert, Raylene, Colin, si kembar Dorothy dan Graham, Meredith, dan Geoffrey.

Keluarga tersebut berpindah-pindah secara teratur di Eyre Peninsula sebelum Nyonya Harris pergi pada tahun 1962 bersama anak-anak yang lebih kecil untuk memberi mereka kesempatan yang lebih baik untuk sekolah dan pekerjaan di Adelaide.

Sepuluh dari 11 anaknya, yang dibesarkan Dorothy hampir sendirian, sekarang masih hidup.

Empat dari mereka tinggal di dekat rumah ibu mereka di Tumby Bay yang terletak sekitar 600 km dari ibukota Australia Selatan, Adelaide.

Dorothy Harris menghabiskan 70 tahun bekerja di Palang Merah dan berbagai badan amal lainnya.

Raylene Stutley mengatakan, ibunya yang sibuk sepertinya tidak pernah punya waktu luang.

"Kami biasa memberi tahu orang-orang, 'Jangan menelepon antara jam 8:30 dan 5 sore'," katanya.

"Karena dia biasanya ada di luar rumah, sedang melakukan sesuatu, membantu seseorang."

Artikel ini diproduksi oleh Hellena Souisa dari artikel ABC News

(ita/ita)