Dua Negara Bagian Australia yang Sudah Lama Tak Mencatat Penularan Corona

ABC Australia - detikNews
Senin, 03 Agu 2020 17:05 WIB
Jakarta -

Lebih dari seperempat kasus kematian di Australia dalam sepekan terakhir terkait dengan pandemi virus corona, berdasarkan data yang diperoleh ABC News.

Dengan tambahan tujuh kematian di negara bagian Victoria, Minggu kemarin (2/08), total kematian akibat COVID-19 di Australia mencapai 208 orang, 53 diantaranya terjadi pada pekan kemarin.

Angka penularan baru secara nasional di Australia tercatat 688 dalam 24 jam terakhir dengan 671 kasus berasal dari negara bagian Victoria yang beribu kota Melbourne.

Melbourne telah memberlakukan aturan pembatasan yang lebih ketat, yakni ke tahap empat, dengan melarang warganya keluar dari tempat tinggalnya dari jam 8 malam hingga 5 subuh, sampai pertengahan September mendatang.

Victoria memiliki klaster terbanyak di Australia dengan kebanyakan berasal dari tempat perawatan lanjut usia, atau istilahnya 'aged care'.

Sementara itu di New South Wales (NSW), dengan ibukota Sydney, tercatat 13 kasus baru penularan corona dalam 24 jam terakhir, kebanyakan terkait dengan klaster yang sudah ada.

Namun tujuh kasus baru di NSW tersebut diketahui tidak ada kaitannya dengan kasus yang sudah ada, karenanya pemerintah setempat memperingatkan kemungkinan adanya penularan antara warga seperti yang terjadi di Melbourne.

A building with a sign reading the apollo.

Salah satu dari kasus penularan virus corona di NSW diketahui memiliki kaitan dengan restoran Apollo di kawasan Potts Point. (Foto: Koleksi Udaberii bar di Adelaide)

Warga usia produktif banyak tertular

Sejak virus corona dinyatakan masuk ke Australia hingga Minggu kemarin, kasus positif virus corona telah mencapai 17.923 orang.

59 persen dari jumlah tersebut, atau lebih dari 10 ribu orang, dinyatakan sudah sembuh dari COVID-19 dan kasus corona aktif hingga saat ini masih di atas 6.500 orang.

Warga di kelompok usia 25-29 tahun menjadi yang paling banyak terjangkit virus corona di Australia, disusul dengan kelompok usia 30-39 tahun dan 40-49 tahun.

Di Melbourne, terdapat 385 orang yang kini sedang dirawat di rumah sakit dan 38 diantaranya berada dalam perawatan intensif.

Hingga berita ini diturunkan, tidak ada pasien COVID-19 di Australia yang dirawat menggunakan ventilator atau alat bantu pernafasan.

Laporan ini berdasarkan data perkembangan virus corona di Australia hingga Senin, 3 Agustus 2020.

Data disusun oleh Inga Ting, Nathanael Scott dan Michael Workman.

Ikuti perkembangan terkini soal pandemi virus corona di Australia hanya di ABC Indonesia

(ita/ita)