Kematian karena Flu Biasa di Australia Turun Tajam karena 'Social Distancing'

ABC Australia - detikNews
Kamis, 23 Jul 2020 14:41 WIB
Jakarta -

Salah satu hal yang positif dari penerapan aturan pembatasan aturan jarak antara warga, atau 'social distancing' selama pandemi COVID-19 adalah menurunnya tingkat kematian karena flu biasa di Australia.

Kematian Karena Flu Menurun

Apa yang akan terjadi di musim dingin tahun depan?

Yang masih belum jelas adalah dampak dari keadaan sekarang terhadap musim flu tahun depan dan apakah karena begitu sedikitnya orang yang terkena flu tahun ini malah membuat keadaan lebih buruk tahun depan.

"Itu pertanyaan yang tidak ada bisa menjawab sama sekali, namun kami akan memantau dengan seksama," kata Profesor Barr.

Dia mengatakan saat ini susah untuk mengukur tingkat kekebalan terhadap flu di kalangan masyarakat dan musim flu seperti apa yang akan terjadi tahun depan, khususnya karena sekarang pergerakan warga antar negara bagian sangat dibatasi.

Deputy director of the WHO Collaborating Centre for Reference and Research on Influenza, Ian Barr
Professor Ian Barr dari WHO.

"Juga akan tergantung pada apa yang terjadi dalam soal interaksi masyarakat nantinya, seberapa cepat vaksin COVID-19 akan tersedia dan juga apa yang terjadi di luar negeri," katanya.

Australia bukan satu-satunya negara yang merasakan manfaat social distancing karena COVID-19, dengan menekan angka kematian karena penyakit pernapasan lainnya.

"Australia sedang berada di puncak musim flu yang normal, namun juga di negara lain seperti Afrika Selatan, Selandia Baru, Chile dan Argentina," kata Professor Barr.

"Sudah terjadi penurunan kasus flu yang tajam sejauh ini."

Lihat beritanya dalam bahasa Inggris di sini

(ita/ita)