Australia Tolak Visa Perempuan Asal Indonesia, Pasangannya Putus Asa

ABC Australia - detikNews
Senin, 06 Jul 2020 15:06 WIB
Jakarta -

Permohonan visa Australia yang diajukan seorang perempuan Indonesia, Kimi Santoso sejauh ini ditolak oleh Departemen Dalam Negeri Australia. Padahal mereka sudah menunjukkan bukti adanya pembicaraan lewat pesan pendek sebanyak 20 kali.

Permintaan ke Australia ditolak

  • Meski Centrelink mengakui hubungan Toddy dan Kimi, imigrasi Australia tolak berikan visa agar Kimi kembali ke Australia
  • Pasangan ini sudah memberikan banyak bukti menunjukkan hubungan mereka adalah murni
  • Seorang pengacara mengatakan pemerintah Australia sekarang lebih ketat dalam memeriksa pengajuan visa

Kimi yang sedang berada di Bali, ingin kembali ke Australia agar dapat kembali bersama pasangannya, Todd Hartley, yang tinggal di Cairns, negara bagian Queensland.

Kimi sebelumnya sudah memiliki visa turis untuk masuk ke Australia namun ia pergi ke Bali untuk menemui sanak keluarganya, sebelum perbatasan internasional ditutup akibat pandemi COVID-19.

Permintaan Kimi untuk kembali ke Australia sejauh ini ditolak oleh Departemen Dalam Negeri Australia yang tidak percaya mereka memiliki hubungan yang "murni".

"Kami saling mencintai," kata Todd kepada ABC.

"Kami saling merindukan," tambahnya

Saat ini dalam pembatasan perjalanan yang diberlakukan oleh Australia, hanya warga negara dan mereka yang sudah memiliki status 'permanent resident' yang boleh kembali ke Australia.

Menurut Departemen Dalam Negeri Australia, mereka yang masih berstatus visa tertentu, walau sudah memiliki hubungan yang jelas dengan warga negara, tidak bisa berarti bisa ke Australia dengan mudah.

Permohonan Kimi sudah dua kali ditolak.

Todd menuduh Departemen Dalam Negeri Australia sedang mempermainkan 'nasib dan emosi' orang, karena menolak mengakui hubungannya dengan Kim sebagai hubungan yang murni.

Smiling woman with long hair and man with two silver earing pose in a selfie photo outside Luna Park entrance in Sydney.

Kimi Santoso dan pasangannya Todd Hartley sudah memberikan bukti SMS, foto selfie dan akun bank untuk membuktikan hubungan mereka. (ABC Far North: Marian Faa)

Seorang pengacara masalah imigrasi, Frank Laza yang dihubungi ABC mengatakan pemerintah Australia sedang meningkatkan penyelidikan terhadap mereka yang mengajukan permohonan visa Australia selama pandemi.

Kantornya yang di Cairns saat ini juga sedang membantu seorang perempuan asal sebuah negara di Skandinavia yang menikah dengan seorang warga Australia untuk bisa datang menggunakan visa turis.

"Meskipun mereka sudah menikah dan memiliki surat kawin, Imigrasi ingin mendapatkan informasi lebih banyak mengenai hubungan mereka," kata Frank.

"Sekarang mereka harus membuktikan bahwa hubungan mereka memang benar adanya."

Frank mengatakan pandemi COVID-19 ini telah menimbulkan banyak kebingungan bagi mereka yang hendak masuk atau meninggalkan Australia.

Lihat berita selengkapnya dalam bahasa Inggris di sini

(ita/ita)