Virus Corona, Beijing Batasi Lagi Pergerakan Warga, Singapura Mulai Longgar

ABC Australia - detikNews
Kamis, 18 Jun 2020 13:09 WIB
Jakarta -

Anda mungkin mengetahui perkembangan terbaru dari pandemi COVID-19 di Indonesia atau di Australia, namun bagaimana dengan kondisi di negara-negara ASEAN seperti Singapura, Malaysia dan Thailand.?

Berikut laporan yang dikumpulkan ABC Indonesia mengenai situasi terkini pandemi COVID-19 di beberapa negara Asia Tenggara.

Kondisi terkini di China, yang menjadi asal wabah virus corona, serta kawasan di sekitarnya, seperti Hong Kong dan Taiwan juga ada dalam laporan ini.

Data yang kami tampilkan ini diakses terakhir pada hari Rabu, 17 Juni 2020.

Singapura

Jumlah kasus 40.969, meninggal 26, sembuh 31.163

People in malls queue at a temperature checking point.

AP: Mark Schiefelbein: Penanganan Singapura saat wabah virus corona pertama muncul mendapat pujian, sebelum angka penularannya bertambah.

China kini menerapkan pembatasan ketat bagi pergerakan warganya di ibukota Beijing dalam usaha menghentikan penyebaran baru virus corona, yang muncul kembali sejak terakhir kali terjadi bulan Februari.

Status darurat dinaikkan dari tingkat kedua ke tingkat ketiga setelah adanya 106 kasus baru.

Sumber penyebaran berasal dari pasar besar Xinfadi dimana setiap harinya ribuan ton sayur, buah dan daging diperjualbelikan.

Beijing sudah menetapkan 27 kawasan pemukiman sebagai kawasan dengan resiko menengah, mulai pekan ini.

Warga yang masuk ke kawasan ini harus didaftar terlebih dahulu dan suhu tubuhnya dicek.

Sekolah baik TK, SD dan sekolah menengah mulai ditutup sejak hari Rabu (17/6/2020).

Pejabat setempat mengatakan mereka tidak akan meminta perusahaan menghentikan kegiatan mereka, namun mendesak bagi mereka yang dapat bekerja dari rumah untuk melakukannya.

Ikuti perkembangan terkini soal pandemi virus corona di dunia lewat situs ABC Indonesia

(ita/ita)