Warga Negara dan PR Australia Tidak Boleh ke Luar Negeri Sampai 17 September

ABC Australia - detikNews
Selasa, 16 Jun 2020 08:32 WIB
Jakarta -

Walau kasus COVID-19 terus menurun di Australia, larangan keluar negeri telah diperpanjang hingga 17 September bagi warga negara dan mereka yang berstatus penduduk tetap, atau Permanent Resident (PR).

Pembatasan perjalanan di Australia

  • Pembatasan perjalanan ke luar negeri dari Australia diperpanjang sampai 17 September
  • Di Queensland, mulai Selasa pemakaman boleh dihadiri oleh 100 orang
  • Di Victoria orang kedua yang hadir di unjuk rasa 'Black Lives Matter' positif COVID-19

Tapi mereka masih bisa bepergian ke luar negeri, jika nantinya Australia memiliki perjanjian khusus, seperti yang sekarang sedang dirundingkan bersama Selandia Baru dengan sebutan 'Trans Tasmania buble'.

Bulan Maret lalu, Pemerintah Australia mengeluarkan keputusan melarang warganya bepergian dan larangan itu akan berakhir hari Rabu besok (17/6/2020).

Namun beberapa media lokal di Australia mengatakan Departemen Kesehatan sudah dengan 'diam-diam' memperpanjang larangan tersebut sampai tanggal 17 September.

Penjelasan Tiga Tahapan Pelonggaran

Tiga tahapan pelonggaran di Australia

Black Lives Matter protesters packed tightly together at the rally.

ABC News: Mitchell Abram: Peserta unjuk rasa kedua di Melbourne yang hadir di Black Lives Matter positif terkena COVID-19.

Saat ini negara bagian yang sama sekali tidak menerapkan pembatasan adalah Victoria dengan ibukota Melbourne, New South Wales dimana Sydney berada, dan Kawasan Ibukota Australia (ACT) yang meliputi ibukota Canberra.

Negara bagian Australia Barat belum memberikan keterangan apapun mengenai kapan pembatasan mereka akan dibuka.

Australia Selatan dengan ibukota Adelaide sudah mengumumkan akan membuka perbatasan 20 Juli dan Tasmania mengatakan akan mengkaji kebijakan soal perbatasan di bulan Juli.

Di Kawasan Australia Utara (NT), pemerintah setempat mengatakan akan memberi waktu 30 hari mengenai kapan perbatasan akan dibuka kembali.

"Kalau saya membuat keputusan pekan ini mengenai perbatasan, maka pembukaannya akan hampir sama dengan Australia Selatan (yaitu 20 Juli)," kata kepala negara bagian NT, Premier Michael Gunner.

Ikuti perkembangan terkini soal pandemi virus corona di Australia hanya di ABC Indonesia

(ita/ita)