Australia Memperketat Pembatasan Perjalanan Selama Liburan Paskah

ABC Australia - detikNews
Kamis, 09 Apr 2020 14:29 WIB
Canberra -

Sebagai negara yang mengandalkan turis baik lokal maupun internasional, Australia sekarang malah berusaha keras untuk membatasi perjalanan selama musim liburan Paskah, salah satu musim liburan paling besar.

Pembatasan ketat selama Paskah

Salah satu kebiasaan warga Australia selama merayakan Hari Paskah adalah membeli hidangan laut.

Salah satu pasar yang paling banyak dikunjungi adalah 'Sydney Fish Market' yang merupakan pasar hidangan laut yang terbesar di Australia.

Biasanya di tahun-tahun sebelumnya, pasar ini akan dikunjungi oleh lebih dari 40 ribu orang selama masa liburan empat hari.

Sekarang di tengah masa krisis corona, penjagaan keamanan diperketat dan mereka yang datang juga akan dibatasi.

Direktur Eksekutif Sydney Fish Market, Greg Dyer mengatakan biasanya omset penjualan pasar tersebut selama masa Paskah adalah sekitar AU$10 juta, sekitar Rp 100 miliar.

Namun dengan pembatasan pergerakan orang seperti yang terjadi sekarang diperkirakan omsetnya hanya akan sekitar setengahnya.

"Kami tidak tahu persis berapa orang yang akan datang namun kami memperkirakan jumlahnya akan berkurang banyak, dan mereka yang datang akan melihat pasar yang sangat berbeda." kata Dyer.

"Kita sudah mempersiapkan pengaturan di pasar untuk mengikuti aturan yang sudah ditetapkan berkenan dengan COVID-19."

Hari Jumat Agung, biasanya adalah hari yang paling ramai di Sydney Fish Market, dan pasar tersebut dibuka dari jam 5 pagi sampai 5 sore.

Simak berita-berita lainnya dari ABC Indonesia

(ita/ita)