Sejumlah Restoran China Bangkrut karena Warga Australia Takut Virus Corona

ABC Australia - detikNews
Sabtu, 07 Mar 2020 09:23 WIB
Canberra -

Kekhawatiran warga Australia terhadap penyebaran Virus Corona telah memakan korban. Sejumlah restoran terkenal yang menyajikan makanan China kini dinyatakan bangkrut.

Restoran 'Parramatta Phoenix Chinese' di Sydney misalnya, awal pekan ini menyatakan diri pailit, karena terus kehilangan pelanggan sejak virus mulai menyebar Januari lalu.

Restoran yang terkenal dengan sajian 'yum cha' ini memiliki sejumlah cabang dan yang dinyatakan pailit adalah yang terletak di Sydney barat.

Meski demikian, suasana 'Chinatown' di Sydney dan kota lainnya, termasuk di Melbourne, tampak sangat sepi dibandingkan saat normal.

Parramatta Phoenix bukan restoran China pertama yang tutup akibat kehilangan pelanggan.

Laporan news.com.au menyebutkan, pemilik restoran ini juga menutup restoran lain miliknya, 'Mister Dee's Kitchen', dengan alasan yang sama.

Pada Februari lalu, restoran 'Shark Fin House' di Melbourne berhenti beroperasi karena kehilangan pelanggan.

Menurut penjelasan pemiliknya Gabriel Chan kepada media The Age, pihaknya kehilangan sekitar 80 persen pelanggan sehingga harus memberhentikan lebih dari 50 pegawainya.

sydney chinatown.jpg

Kawasan Chinatown di Kota Sydney sepi dalam beberapa minggu terakhir akibat kekhawatiran pada penyebaran Virus Corona. (ABC News: Deborah Rice)

Perkembangan terbaru mengenai virus corona di Australia menunjukkan kini virus itu sudah menyebar ke sekolah.

Sekolah 'Epping Boys High School' hari Jumat (6/3/2020) meliburkan diri setelah seorang siswa berusia 16 tahun dinyatakan positif terinfeksi virus.

Siswa itu kini menjalani perawatan, sementara pihak berwenang masih berusaha memastikan siapa saja yang melakukan kontak dengan remaja ini dalam beberapa hari terakhir.

Hal ini sekaligus merupakan penyebaran virus corona yang pertama ke sebuah sekolah di Australia.

SMA Epping Boys High School memiliki 1.200 siswa.

Hingga Jumat siang, dua warga Australia telah dipastikan meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona.

Jumlah warga yang terinfeksi sudah lebih dari 60 orang dengan perincian:

  • New South Wales 26 kasus
  • Queensland 13 kasus
  • Victoria 10 kasus
  • Australia Selatan 7 kasus
  • Australia Barat 3 kasus
  • Tasmania dan Northern Territory masing-masing 1 kasus

Simak berita-berita menarik lainnya dari ABC Indonesia.

(ita/ita)