Seminggu di Natuna, Dari Cukur Rambut Sampai Karaokean

ABC Australia - detikNews
Rabu, 12 Feb 2020 09:55 WIB
Jakarta -

Sempat mengalami lockdown di Wuhan, tempat virus corona yang mematikan itu berasal. Galau antara mau pulang tapi tak mau jadi beban. Inilah kondisi warga yang kini menjalani karantina di Pulau Natuna.

Mereka mengaku gelisah melihat kabar hoax yang simpang-siur membumbui berita tentang mereka. Dievakuasi, pulang, tapi tak sedikit yang menolak kehadiran mereka.

Kini mereka sudah tinggal di karantina satu minggu lebih. Itu berarti lima hari lagi mereka bisa kembali ke keluarga masing-masing.

Dari tempat karantina tersebut, foto-foto berikut ini dibagikan untuk ABC Indonesia.

Tinggal di hanggar dan makan tiga kali sehari

Ada setidaknya dua puluh tenda di dalam hanggar yang menjadi tempat tinggal sementara mereka yang dievakuasi dari Wuhan.

Makanan disediakan tiga kali sehari. Koneksi wifi juga tersedia untuk memudahkan komunikasi dengan keluarga

Hanggar High Angle

Tenda-tenda di dalam hanggar milik TNI di Ranai, Natuna ini menjadi rumah bagi WNI yang dievakuasi dari Wuhan selama 14 hari sejak Minggu (02/02). (Supplied: Istimewa - ABC News)

Seminggu di Natuna, Dari Cukur Rambut Sampai Karaokean

Fasilitas toilet portabel juga disediakan bagi mereka yang dikarantina, dan dalam jumlah yang cukup. (Supplied: Istimewa - ABC News)

Lima hari lagi karantina akan selesai dan para WNI kemungkinan besar akan bisa bertemu dengan keluarganya.

Tapi jangan lupa, masih ada WNI di Wuhan yang masih harus menjalani lockdown yang entah sampai kapan.

Simak berita-berita menarik lainnya dari ABC Indonesia.

Simak Video "Cerita Bahagia Para WNI Jalani Karantina di Natuna"

[Gambas:Video 20detik]

(ita/ita)