Indonesia Kirim Pasukan ke Australia Untuk Bantu Pemulihan Kebakaran Hutan

ABC Australia - detikNews
Kamis, 06 Feb 2020 17:32 WIB
New South Wales -

Tim bantuan asal Indonesia mulai bekerja hari Kamis (6/2) di negara bagian New South Wales untuk membantu perbaikan berbagai fasilitas umum yang rusak karena kebakaran hutan di Australia.

Tim yang beranggotakan 57 personil, termasuk diantaranya adalah TNI, tiba di Australia, hari Minggu (2/2) dan akan berada di Australia selama satu bulan.

Ini adalah upaya dari Indonesia untuk membantu salah satu negara tetangga terdekatnya, setelah Australia mengalami kerusakan parah akibat kebakaran hutan yang terjadi sejak akhir tahun lalu.

"Sesuai dengan hasil koordinasi pasukan Indonesia akan membantu pemerintah Australia dalam melakukan pembersihan lahan, pembersihan jalan dari pohon-pohon yang tumbang dan juga halangan lain sehingga layak digunakan kembali." kata dr Medi Herlianto, Direktur Mitigasi Bencana dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kepada wartawan ABC Indonesia, Sastra Wijaya, kemarin (5/2).

Aktivitas dan kegiatan bantuan dipusatkan di sebelah Barat dan Timur New South Wales, meliputi kawasan pegunungan Blue Mountain, yang berjarak sekitar 62 km dari ibukota NSW, Sydney.

TNI di Australia

Twitter, Air Marshal Mel Hupfeld: Angkatan Udara Australia menyatakan terima kasih kepada TNI yang telah mendukung menanggapi kebakaran hutan.

Presiden Jokowi akan kunjungi Australia

Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan mengunjungi Australia dan tiba di Canberra hari Sabtu mendatang (8/2).

Dalam kunjungannya, Presiden Jokowi akan berpidato di depan sidang parlemen Australia, hari Senin (10/2).

Perjanjian perdagangan bebas antar kedua negara tampaknya akan menjadi topik bahasan utama antara Presiden Jokowi dan Perdana Menteri Scott Morrison.

Parlemen Australia sudah meratifikasi perjanjian dagang tersebut, sementara DPR RI telah menyepakatinya, Selasa kemarin (4/2).

Dalam sidang di Gedung DPR Senayan, pemerintah dan Komisi VI DPR sepakat Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Pengesahan Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia - Australia (Indonesia untuk dibawa dalam pembicaraan tingkat II.

Setelah itu akan disahkan menjadi Undang-undang.

Simak berita-berita lainnya dari ABC Indonesia

(ita/ita)