Dampak Virus Corona, Lobster Australia Kini Dijual Murah

ABC Australia - detikNews
Selasa, 04 Feb 2020 17:00 WIB
Perth -

Merebaknya virus corona di China telah menyebabkan permintaan lobster dari Australia menurun tajam, sehingga memicu anjloknya harga makanan laut yang dikenal mahal ini.

Harga Lobster Anjlok:

  • Harga lobster per ekor telah turun sebesar Rp 150 ribu di Australia karena perdagangan internasional dihentikan
  • Penutupan karena virus corona di China membuat puluhan ton lobster masih berada di tempat penyimpanan
  • Geraldton Fishermen's Cooperative berusaha mencari pasar domestik dan pasar lain untuk menjual lobster mereka

Menurunnya harga lobster ini akan berdampak buruk dalam jangka panjang bagi industri yang sebagian besar terkonsentrasi di Australia Barat bila virus corona tidak tertangani dengan baik.

China adalah pembeli terbesar industri bernilai AUD 500 juta ini, yang membeli 98 persen dari produksi 6.615 ton setiap tahunnya.

Biasanya permintaan lobster dari China akan mencapai puncaknya menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, sekitar 40-50 ton per hari.

Geraldton Fishermen's Co-operative (GFC) adalah koperasi yang menguasai 60 persen produksi lobster di Australia dan sejak dua pekan lalu menghentikan pengiriman lobster ke China, karena menurunnya permintaan.

Menurut CEO GFC Matt Rutter, saat ini banyak tangkapan lobster yang berada di pusat penampungan di Australia dan mereka harus menjual produk tersebut dengan harga rendah, termasuk di dalam negeri.

Close up picture of Western Australian Rock Lobsters.

Sebelum ini China membeli 98 persen produksi lobster dari Australia Barat. (LANDLINE: Glyn Jones)

Sebagai perusahaan yang melakukan ekspor lobster terbesar dari Australia, GFC memiliki kapasitas penyimpanan 220 ton, dengan tempat penyimpanan tersebut bisa memuat pasokan lobster selama 4 sampai 6 minggu.

Sambil menunggu China membuka pintu bagi perdagangan lobster, Rutter mengatakan mereka berusaha mencari pasar baru termasuk pasar domestik, juga ke Jepang, Taiwan, Asia Tenggara dan Amerika Serikat.

Lihat artikel selengkapnya dalam bahasa Inggris di sini

(nvc/nvc)