Ratusan Visa Pelajar Indonesia di Australia Dibatalkan, Diduga Disalahgunakan

ABC Australia - detikNews
Senin, 13 Jan 2020 13:29 WIB
Canberra -

Indonesia menempati posisi ke-10 dalam daftar negara dengan jumlah pembatalan visa pelajar di Australia terbanyak di tahun 2019, menyusul China yang menempati urutan pertama.

Visa Pelajar Disalahgunakan untuk Bekerja
Rugikan calon siswa berikutnya

Bayu mengatakan penyalahgunaan visa yang banyak dilakukan dapat mempengaruhi proses aplikasi visa dari orang-orang yang benar-benar ingin belajar di Australia.

"Menurut saya, [perilaku] siswa yang menyalahgunakan visa dapat berdampak kepada siswa lain yang memang menggunakan haknya sebagai siswa di sini [Australia]," kata dia.

"Sangat disayangkan bila visa pelajar digunakan untuk bekerja."

Kepada ABC Indonesia, juru bicara Kementerian Dalam Negeri Australia mengatakan program visa pelajar menyumbang pendapatan besar terhadap perekonomian Australia.

"[Program visa pelajar] mendukung daya saing global [Australia] dan memperkuat hubungan kebudayaan dan perdagangan dengan negara lain."

Berdasarkan data dari Kementerian Dalam Negeri Australia, mahasiswa internasional menyumbang pendapatan negara sebesar, yakni AU$ 37.6 milyar dan telah membantu menciptakan lebih dari 250.000 lapangan kerja di Australia.

Walau demikian, pemerintah Australia tetap tegas dalam menindaklanjuti pelanggaran yang dilakukan pemegang visa pelajar.

"Layaknya semua pemegang visa, mahasiswa internasional harus menaati aturan visa mereka. Peraturan ini berlaku kepada siapapun tanpa memandang dari negara mana mereka berasal."

Simak berita-berita lainnya dari ABC Indonesia



(ita/ita)