Australia Siapkan Kuburan Massal untuk Ratusan Ribu Ternak Korban Kebakaran

ABC Australia - detikNews
Senin, 06 Jan 2020 19:09 WIB
Canberra -

Militer Australia akan dilibatkan untuk membuat kuburan massal bagi hewan yang mati terbakar agar mencegah terjadinya wabah penyakit.

Kuburan massal ternak kebakaran semak
  • Menteri Pertanian tawarkan bantuan 100 dokter hewan untuk suntik mati hewan yang tak bisa diselamatkan
  • Matinya hewan ternak akan pengaruhi jumlah stok nasional
  • Tentara ikut dikerahkan untuk bersihkan ternak yang mati

Menurut Federasi Petani Australia, diperkirakan ratusan ribu ternak menjadi korban kebakaran hutan dan semak. Banyak hewan-hewan yang juga terlihat berkeliaran, karena pagar yang membatasi kandang ikut dilahap api.

Menteri Pertanian Australia, Bridget McKenzie mengatakan kebakaran hutan dan semak telah memakan korban ternak dengan jumlah yang "luar biasa".

"Saya sudah mendapat tawaran lebih dari 100 dokter hewan untuk membantu," kata McKenzie kepada ABC.

"Saya tahu Australia Selatan, Victoria, dan New South Wales akan segera menerima tawaran tersebut, tidak saja untuk mengecek kesehatan ternak yang masih ada, juga untuk menyuntik mati hewan yang tak bisa diselamatkan."

Dozens of dead livestock on the side of the road, outside Batlow.

Puluhan ekor ternak mati di pinggir jalan akibat kebakaran hutan dan semak. (ABC News: Matt Roberts)


Dengan kebakaran hutan dan semak yang masih terjadi, para petani harus berjuang mengatasi api, selain memikirkan bagaimana memperbaiki dan membangun kembali peternakan yang terkena api dan tetap memproduksi agar tidak bangkrut.

"Saya mendengar cerita petani yang masih harus memerah susu ternak mereka sehari dua kali untuk tetap berproduksi, karena kalau tidak diperah, tidak akan ada pasokan susu," kata Menteri McKenzie.

"Para petani ini kemudian harus mengecek lahan mereka untuk menemukan ternak yang harus dibunuh dan kemudian juga memerangi kebakaran semak."

Sebelumnya ada konvoi 10 semi trailer yang membawa jerami ke daerah yang dilanda kebakaran di kawasan Upper Murray.

Namun pengiriman ini akhirnya dibatalkan, hari Jumat, karena jerami kering, malah bisa meningkatkan kebakaran.

"Kami tidak mau mengirimkan jerami ke kawasan yang terbakar dan memperburuk situasi," kata petani McKenzie.

"Tetapi kami juga berusaha memastikan ada wilayah yang bisa diakses oleh petani ketika mereka memerlukannya."

Lihat berita selengkapnya dalam bahasa Inggris di sini



(nvc/nvc)