Proses Evakuasi Korban Tewas di White Island Selandia Baru Masih Alami Kesulitan

ABC Australia - detikNews
Rabu, 11 Des 2019 13:06 WIB
Foto: AP
Wellington -

Seorang pilot yang sebelumnya sudah mengevakuasi korban cedera karena letusan gunung di White Island Selandia Baru mengatakan siap kembali ke lokasi untuk mengambil jasad korban tewas.

Proses evakuasi Korban White Island
  • Seorang pilot mengatakan dia tahu dimana korban berada dan bisa diambil dalam waktu 90 menit
  • Polisi mengatakan resiko bagi tim penyelamat masih terlalu tinggi untuk mendatangi pulau tersebut
  • Enam orang tewas, delapan hilang kemungkinan tewas

Polisi masih melarang tim bantuan untuk mendekati pulau tersebut dengan mengatakan siapa saja yang mendatangi pulau tersebut menghadapi "bahaya kimia serius."

Namun pilot helikopter Mark Law mengatakan dia siap untuk mendarat dan memperkirakan proses pengambilan jenazah akan bisa dilakukan dalam waktu 90 menit.

"Bagi kami diperlukan waktu 20 menit untuk ke sana. Kami bisa mengangkat jenazah dan kembali dalam waktu 90 menit." kata Law kepada televisi Selandia Baru.

"Saya tahu dimana jenazah itu berada, dan kondisi sekarang ini menurut saya bagus untuk mengambil mereka."

Smoke is seen rising from a volcanic island

Foto ketika terjadinya letusan gunung di White Island hari Senin (9/12/2019). (ABC News: Brendan Esposito)

Kapal pesiar yang sebelumnya membawa penumpang yang kemudian menjadi korban letusan, sekarang sudah meninggalkan lokasi kejadian.

Sebelumnya kapal itu berlabuh di Tauranga, di Teluk Bay of Plenty, sejak letusan karena polisi melakukan penyelidikan awal.

Kapal itu sekarang sudah berlayar dan menuju ke ibukota Selandia Baru Wellington, yang kemudian akan kembali ke Australia di akhir pekan dan diperkirakan tiba di Sydney hari Senin.

Enam orang tewas, dan belasan mengalami luka-luka

Jumlah korban tewas yang pada awalnya lima orang, sekarang meningkat menjadi enam setelah seorang turis yang pada awalnya berhasil diselamatkan meninggal di rumah sakit.

"Korban tersebut sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Middlemore," kata polisi.

Empat puluh tujuh turis - kebanyakan berasal dari kapal pesiar Ovation of the Sea - dan pemandu mereka berada di pulau tersebut ketika gunung meletus.

Enam yang tewas termasuk dalam 23 orang yang sudah dievakuasi dari pulau tersebut dengan tiga korban tewas berasal dari Australia.

Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne mengatakan 13 orang yang dibawa ke rumah sakit adalah warga Australia.

Lihat berita selengkapnya dalam bahasa Inggris di sini


Simak Video "Gunung di Selandia Baru Meletus, 5 Wisatawan Tewas"

[Gambas:Video 20detik]

(ita/ita)