Rebutan Warisan Keluarga Mantan PM Australia Bob Hawke Libatkan Pemerkosaan

ABC Australia - detikNews
Selasa, 10 Des 2019 15:13 WIB
Canberra -

Salah satu anak mantan PM Australia Bob Hawke Rossyln Dillon mengatakan dia pernah diperkosa teman ayahnya namun Bob Hawke minta hal itu tidak dilaporkan ke polisi demi karier politiknya.

Tuduhan Perkosaan Anak Mantan PM Bob Hawke
  • Anak perempuan Bob Hawke mengaku diperkosa tiga kali pada 1980-an oleh seorang teman baik ayahnya
  • Dalam dokumen di pengadilan disebutkan Hawke mengatakan kepadanya bahwa dia tidak bisa melapor ke polisi
  • Rossyln Dillon sedang mengajukan gugatan pembagian warisan dari penjualan rumah ayahnya

Semasa menjadi Perdana Menteri Australia dari tahun 1983-1991, Bob Hawke merupakan salah satu perdana menteri yang paling populer.

Namun setelah meninggal bulan Mei lalu di usia 89 tahun, sekarang keluarga tokoh politik dari Partai Buruh tersebut terlibat sengketa dalam soal warisan yang harus diterima oleh anak-anaknya.

Sekarang salah satu anaknya, Rossyln Dillon, yang merupakan anak bungsu dari perkawinan pertama Bob Hawke dengan Hazel Marterson mengatakan dia pernah diperkosa oleh anggota parlemen dari Partai Buruh Bill Landeryou.

Namun Rossyln mengatakan ketika dia mengatakan hal tersebut kepada ayahnya, Bob Hawke meminta kepada Rossyln tidak menceritakan hal tersebut kepada siapapun karena Bob Hawke sedang mencalonkan diri untuk menjadi Ketua Partai Buruh Australia.

Tuduhan bahwa Bob Hawke menutup-nutupi apa yang terjadi terhadap dirinya disampaikan oleh Rosslyn dalam dokumen yang diajukan ke pengadilan untuk mendapat warisan dari harta peninggalan Bob Hawke.

Dalam pernikahannya dengan Hazel Masterson, Hawke memiliki tiga orang anak.

Setelah bercerai dengan Hazel, Hawke menikahi seorang penulis Blanche D'Alpuget di tahun 1995.

Menyusul meninggalnya Hawke bulan Mei, rumah milik Hawke dan D'Alpuget dijual dengan harga $AUD 14,5 juta (sekitar Rp 145 miliar).

Masing-masing anak Hawke mendapat warisan sebesar $AUD 750 ribu (Rp 7,5 miliar) namun dalam gugatannya Rosslyn Dillon menghendaki pembagian harta sebesar $AUD 4 juta (sekitar Rp 40 miliar).

Belum tentu akan diperiksa di pengadilan

Putri tertua Hawke SuePieters-Hawke dalam reaksinya kepada wartawan hari Senin (9/12/2019) tidak membantah langsung apa yang dikatakan adiknyaRosslyn Dillon.

Sue Pieters-Hawke mengatakan bahwa tuduhan tersebut mungkin saja tidak akan dibicarakan di pengadilan.

"Saya mencintai dan menghormati saudara perempuan saya. Saya tidak setuju dengannya mengenai hal ini dan selain itu saya tidak akan berkomentar lebih jauh," katanya.

Diminta untuk mengklarifikasi apa yang dia maksud ketika dia berkata dia tidak setuju dengan saudara perempuannya, dia berkata: "Saya tidak setuju pada proses menggugat soal warisan."

"Warisan keluarga adalah masalah keluarga," kata Pieters-Hawke.

keluarga Bob Hawke

Mantan PM Australia Bob Hawke berlibur bersama keluarganya. (Supplied: Ros Dillon)

Diterbitkan ulang dari artikel berbahasa Inggris di situs ABC Australia di sini.



(nvc/nvc)