Puluhan Dokter Lintas Negara Khawatirkan Kondisi Kesehatan Julian Assange

Puluhan Dokter Lintas Negara Khawatirkan Kondisi Kesehatan Julian Assange

ABC Australia - detikNews
Selasa, 26 Nov 2019 16:25 WIB
London -

Lebih dari 60 dokter menulis surat terbuka untuk menyampaikan kekhawatiran mereka akan kondisi kesehatan Julian Assange yang sangat buruk sehingga dikhawatirkan pendiri WikiLeaks itu terancam mati di dalam penjara dengan tingkat pengamanan tinggi di Inggris.

Dokter khawatirkan kondisi kesehatan Assange:
  • Para dokter mendesak Assange dipindahkan dari penjara Belmarsh ke rumah sakit milik universitas
  • Surat itu mengatakan Assange memerlukan penilaian medis dari ahli yang bersifat mendesak untuk memeriksa kondisi fisik dan psikologisnya
  • Dokter mendasarkan penilaian mereka sebagian dari "akun sejumlah saksi mata yang hadir di persidangan kasus Assange di pengadilan 21 Oktober

Dalam surat yang diterbitkan pada hari Senin, puluhan dokter dari berbagai negara itu mengatakan Julian Assange menderita masalah psikologis termasuk depresi, masalah gigi dan penyakit bahu yang serius.

Warga Australia berusia 48 tahun itu masih berjuang melawan upaya AS untuk mengekstradisi dirinya dari Inggris atas tuduhan melakukan tindakan spionase yang dapat membuatnya dijatuhi hukuman hingga 175 tahun di penjara Amerika.

Dalam surat kepada Menteri Dalam Negeri Inggris Priti Patel para dokter meminta Assange dipindahkan dari penjara Belmarsh di London tenggara ke rumah sakit milik sebuah universitas.

Seorang dokter asal Australia, Lissa Johnson, mengatakan penilaian medis independen diperlukan untuk menentukan apakah Assange "sehat secara medis" untuk menghadapi proses hukum.

Para dokter mendasarkan penilaian mereka pada "laporan sejumlah saksi mata" yang melihat penampilan Assange yang memilukan di pengadilan pada 21 Oktober di London dan laporan tertanggal 1 November oleh Nils Melzer, pelapor khusus PBB tentang penyiksaan.

Julian Assange

Pendiri WikiLeaks Julian Assange muncul di pengadilan Inggris dan tampak bingung. (AP: Kirsty Wigglesworth)


"Setiap perawatan medis yang diindikasikan, harus dilakukan di rumah sakit pendidikan universitas yang dilengkapi dengan peralatan dan staf ahli yang baik."

"Jika penilaian dan perawatan mendesak seperti itu tidak dilakukan, berdasarkan bukti yang kami miliki saat ini, kami khawatir Assange bisa mati di penjara."

"Dengan situasi medis yang demikian mendesak. Jangan menyia-nyiakan waktu."

Dokter yang menandatangani surat keprihatinan ini berasal dari Amerika Serikat, Australia, Inggris, Swedia, Italia, Jerman, Sri Lanka, Polandia.

Pada persidangan pertamanya di depan umum selama 6 bulan terakhir di pengadilan London, Julian Assange tampak lemah.

Dia juga tampak bingung setiap kali hakim memintanya untuk berbicara di Pengadilan Westminster di London.

Dia tampaknya mengalami kesulitan mengingat tanggal lahirnya, dan pada akhir persidangan dia mengatakan kepada Hakim Distrik Vanessa Baraitser bahwa dia tidak mengerti apa yang terjadi di pengadilan.

Dia juga mengeluh tentang kondisi di mana dia ditahan di Belmarsh.

Ini adalah penampilan publik pertamanya sejak dikeluarkan secara paksa dan dramatis dari kedutaan Ekuador pada bulan April lalu.

Assange menggunakan WikiLeaks untuk mempublikasikan dokumen militer dan diplomatik rahasia pada 2010 tentang kampanye pengeboman AS di Afghanistan dan Irak yang terbukti sangat memalukan bagi pemerintah AS.

Jaksa Swedia mengatakan hari Selasa membatalkan penyelidikan mereka atas tuduhan pemerkosaan yang dilakukan Julian Assange pada 2010, meskipun mereka menemukan klaim yang diajukan penggugat sangat kredibel.

AFP/AP



(nvc/nvc)