Australia Bantah Pemberian Pinjaman ke PNG Untuk Bendung Pengaruh China

Australia Bantah Pemberian Pinjaman ke PNG Untuk Bendung Pengaruh China

ABC Australia - detikNews
Senin, 25 Nov 2019 13:15 WIB
Canberra -

Menteri Keuangan Australia Mathias Cormann mengatakan keputusan pemerintah memberi pinjaman $AUD 440 juta kepada Pemerintah Papua Nugini (PNG) tidak ada hubungannya dengan keinginan membendung pengaruh China di kawasan Pasifik.

  • Senator Cormann membantah bahwa pinjaman itu agar PNG tidak menerima pinjaman dari China
  • Dana $440 juta akan digunakan oleh pemerintahan Marape tanpa kondisi
  • Pinjaman itu berasal dari badan kredit ekspor, dan bukan berasal dari anggaran pemerintah Australia

PNG dalam beberapa bulan terakhir berusaha mendapatkan bantuan keuangan, dengan berbicara kepada Australia dan China untuk memberikan pinjaman baru.

Di akhir pekan, Canberra diam-diam mengumumkan untuk memberikan pinjaman kepada PNG untuk menutupi anggaran belanja pemerintah sehari-hari dan juga untuk menjalankan reformasi ekonomi.

Senator Cormann membantah bahwa pinjaman itu diberikan guna memastikan bahwa PNG tidak menerima pinjaman dari China.

Dia mengatakan kedua hal tersebut tidak memiliki hubungan sama sekali.

"Kami sudah memiliki hubungan lama dengan Papua Nugini. Adalah demi kepentingan nasional kita bagi Papua Nugini untuk memiliki sistem fiskal yang stabil." katanya.

"Kami memberikan pinjaman kepada Papua Nugini dalam masa transisi, di saat mereka berusaha melakukan reformasi ekonomi dan fiskal yang akan membantu mereka mencapai posisi yang lebih kuat secara ekonomi di masa depan."

Setelah menjadi Perdana Menteri PNG bulan Mei lalu, James Marape berusaha mendapatkan bantuan dari Australia untuk mengatasi masalah utang nasional yang mencapai lebih dari 11 miliar dolar.

Namun di bulan Agustus, Marape kemudian berbicara dengan China untuk meminta pinjaman.

Sekarang setelah perundingan selama beberapa bulan, Australia setuju memberikan pinjaman $AUD 440 juta langsung kepada Papua Nugini, yang akan dibayar kembali dengan bunga 2,5 persen.

China's ambassador to PNG Xue Bing shakes hands with PNG Prime Minister James Marape in front of chairs and the PNG flag

Sebelumnya PM Papua Nugini James Marape — yang pernah jadi menteri keuangan bertemu Dubes China untuk PNG Xue Bing untuk menjajaki pinjaman dari China. (ABC News, Jarrod Fankhauser)

Australia sebelumnya sudah memberikan bantuan lebih dari $AUD 500 juta dolar untuk PNG sebagai bagian dari bantuan luar negeri, dimana proyek-proyek sudah ditentukan.

Penggunaan pinjaman $AUD 440 juta diserahkan kepada pemerintah Marape, hal yang sebelumnya tidak diijinkan oleh pemerintah Australia selama 20 tahun karena sejarah korupsi yang parah di PNG.

Pinjaman ini berasal dari Export Finance Australia, badan pemberi kredit ekspor yang biasanya memberikan pinjaman bagi bisnis di Australia yang berusaha mencari pasar ekspor baru.

Pinjaman ini biasanya tidak diberikan kepada sebuah negara.

"Kami senang bisa memberikan bantuan kepada teman dan tetangga, pinjaman yang tidak menjadi beban bagi pembayar pajak Australia." kata Senator Cormann.

Lihat beritanya dalam bahasa Inggris di sini



(ita/ita)