Konsumen China rela membayar hingga ratusan dolar per kilogram untuk menikmati potongan steak yang tepat dari negara yang mereka percayai, tetapi sering kali mereka tidak mendapatkan daging sapi berkualitas asal Australia seperti yang mereka kira.
PricewaterhouseCoopers (PwC) memperkirakan bahwa setiap kilogram daging sapi yang dijual di China di bawah bendera Australia bukan daging sapi asal Australia.
Pemimpin agribisnis PwC, Craig Heraghty, mengatakan sangat sulit untuk menentukan skala dari praktek pengoplosan daging sapi Australia ini secara pasti.
"Dugaan ini kami dasarkan pada hasil informasi yang kami kumpulkan dari klien yang selama in menjual daging merah ke pasar China, distributor di lapangan dan industri penggembalaan ternak yang melayani pasar China," kata Craig Heraghty.
Diterbitkan ulang dari artikel berbahasa Inggris disini. (ita/ita)












































